Suara.com - Eks asisten manajer Manchester United, Rene Meulensteen angkat bicara soal perseteruan manajer klub saat ini, Jose Mourinho dengan gelandang Paul Pogba. Eks tangan kanan Sir Alex Ferguson tersebut amat menyayangkan hal ini, sekaligus menyebut Mourinho dan Pogba malah akan membuat kondisi skuat Man United semakin memburuk.
Start Man United di musim 2018/2019 sendiri memang bisa dibilang bak roller coaster. Setelah meraih tiga kemenangan tandang di semua kompetisi, Man United dua kali ditahan imbang di Old Trafford pada dua laga terakhir.
Hasil imbang teranyar sendiri berakibat fatal bagi Man United. Setan Merah harus tersingkir di babak awal Piala Liga Inggris, usai ditundukkan tim Championship Derby County pada tengah pekan ini via adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Well, sebelum meraih tiga kemenangan tandang tersebut, Man United juga sempat dua kali kalah secara beruntun, yakni 2-3 dari tuan rumah Brighton, serta 0-3 dari Tottenham Hotsput di Old Trafford di pentas Liga Inggris.
Kembali ke clash Mourinho-Pogba, kabar renggangnya hubungan keduanya sendiri sudah tersiar sejak paruh kedua musim lalu. Pogba bahkan beberapa kali ditepikan dari starting eleven Man United di musim 2017/2018, sebelum kembali jadi langganan starter pada akhir musim.
Yang teranyar, Mourinho resmi mencopot jabatan Pogba sebagai wakil kapten Man United musim ini. Seperti diketahui, sebelum musim ini bergulir, Pogba ditunjuk sebagai kapten kedua Setan Merah sebagai deputi bagi Antonio Valencia.
Keputusan tersebut sendiri diambil Mourinho setelah Pogba mengkritik Man United yang tak tampil ofensif meski bermain di kandang melawan tim promosi, Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Liga Inggris 2018/2019 akhir pekan lalu. Man United ditahan imbang 1-1 pada laga tersebut.
Dan yang lebih gres lagi, Mourinho dan Pogba tertangkap kamera menunjukan raut muka yang buruk saat berbincang, bahkan beberapa kali tidak saling menatap mata, di sesi latihan Man United jelang laga lanjutan Liga Inggris kontra tuan rumah West Ham United akhir pekan ini.
Di mata Meulensteen, situasi ini sangat tidak ideal, sehingga ia menghimbau pada Mourinho dan Pogba untuk tak banyak 'mengumbar aib' internal klub ke publik.
Baca Juga: Cedera Lawan Sevilla, Marcelo Terancam Absen di Derby Madrid
"Saya rasa ada terlalu banyak informasi yang keluar dari mulut mereka, baik itu dari Pogba atau dari Mourinho. Ini sangat buruk, situasi ini justru akan membuat kondisi tim semakin memburuk. Apalagi Man United juga tak menjalani start bagus musim ini," ucap Meulensteen seperti dilansir Tribal Football.
"Mereka terlalu banyak bicara ke publik dan itu membuat kegaduhan, tidak hanya di internal klub tetapi juga di luar klub. Tentu saja ada masalah serius di sana saat ini, dan mereka seharusnya bisa menjaga perselisihan antara manajer dan pemain hanya beredar di ruang ganti dan tidak keluar ke publik. Saya menyayangkan ini terjadi," lanjut pelatih berpaspor Belanda tersebut.
Meulensteen juga menilai saat ini seluruh elemen klub tidak boleh tercerai berai dan harus bersatu untuk menyelesaikan fase keterpurukan ini.
"Ketika Man United memasuki fase yang sulit seperti saat ini, dibutuhkan kekuatan dan kebersamaan tim untuk melalui fase ini. Mereka harus bersatu dan memangkas jarak di antara mereka, bukannya asal bicara sehingga menyebabkan banyak spekulasi yang menganggu performa mereka serta harmonisasi di dalam klub." tandas Meulensteen.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey