Suara.com - Timnas Indonesia U-16 berhasil lolos ke perempatfinal usai menjadi juara Grup C Piala Asia U-16 2018 yang digelar di Malaysia. Hasil tersebut didapat setelah Garuda Asia mengalahkan Iran, dan imbang melawan Vietnam juga India.
Sebagai juara Grup C, Indonesia akan menghadapi runner up grup D. Posisi runner up masih akan diperebutkan oleh Australia ataupun Irak.
Tentu, ini menjadi tantangan sangat berat bagi skuat asuhan Fakhri Husaini melawan diantara dua negara tersebut. Indonesia harus menang jika ingin mewujudkan mimpi ke Piala Dunia U-17 2019 di Peru.
Berkaca dari pertandingan di babak penyisihan grup, Fakhri menilai masih banyak kekurangan timnya. Salah satunya yaitu penyelesaian akhir Bagus Kahfi dan kawan-kawan.
"Masih banyak peluang tendangan yang tidak tepat sasaran karena lawan melakukan pertahanan yang kuat. Itu harus kami lakukan untuk membongkar pertahanan lawan. Saya rasa ini nanti yang akan menjadi catatan kami di pertandingan berikutnya," kata Fakhri.
Timnas Indonesia U-16 mencatatkan prestasi yang sangat baik. Selain menorehkan kembali sejarah yang digoreskan 28 tahun silam, timnas U-16 menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang lolos ke babak perempatfinal.
"Kami lega bisa lolos ke babak berikutnya. Terima kasih kepada para pemain saya yang sudah memberikan seratus persen bahkan seribu persen tenaganya untuk pertandingan ini, seperti yang sudah saya katakan ke pemain," tambahnya.
"Anak-anak sudah berjuang dengan sekuat tenaga. Hasil ini adalah untuk kita semua," pungkas pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru