Suara.com - Persebaya Surabaya gagal meraih poin setelah dibungkam oleh Borneo FC 1-0 pada laga pekan ke-25 lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (13/10/2018) .
Gol tunggal tim asal Samarinda tersebut dicetak oleh Matias Conti pada menit ke-23 babak pertama. Striker impor Borneo FC mampu memanfaatkan umpan tarik Titus Bonai dari sisi kanan pertahanan tuan rumah.
Sejak awal laga, Persebaya yang disaksikan sekitar 12 ribu suporternya mengambil inisiatif menyerang dan mencoba menggempur pertahanan Borneo FC, tapi sejumlah peluang gagal dimanfaatkan.
Begitu juga serangan balasan tim tamu yang digalang Lerby Eliandry, beberapa kali kerap gagal di kaki duo bek tengah Persebaya yang dikawal Otavio Dutra dan OK John.
Petaka bagi "Bajul Ijo", julukan Persebaya, terjadi menit ke-20 saat gelandang andalannya Robertino Pugliara harus ditandu ke luar lapangan setelah ditekel pemain lawan. Akhirnya Robertino harus diganti Rendi Irwan Saputra.
Kehilangan gelandang kreatif sekaligus playmaker, membuat lini tengah Persebaya kedodoran, bahkan tiga menit sejak Pugliara ditarik, striker Borneo FC Matias Conti sukses menjebol gawang lawan yang dijaga Miswar Saputra.
Gol berawal dari bek kanan Persebaya, M. Irvan yang kehilangan bola saat overlaping dan direbut oleh Abdurrahman yang kemudian menyodorkan bola ke Titus Bonai hingga ke kotak penalti serta mengelabui M. Hidayat dan memberikan umpan mendatar ke muka gawang.
Kiper Miswar Saputra sebenarnya sudah mengantisipasi dan memblok tendangan Titus Bonai, namun bola muntah justru mengarah ke Matias Conti yang berdiri tepat di mulut gawang sehingga tinggal menempatkan bola ke sudut kiri atas.
Gol tersebut membuat Persebaya tersentak dan mencoba beberapa kali membuka peluang, tapi beberapa kali sundulan kepala penyerang Rishadi Fauzi yang diplot menggantikan peran David Da Silva karena cedera, masih belum tepat sasaran.
Baca Juga: Anies Serahkan Bendera Asian Para Games di Upacara Penutupan
Begitu juga pada babak kedua, yang praktis tuan rumah hampir menguasai setengah lapangan dan meraih banyak kesempatan menyamakan kedudukan. Sedangkan, Borneo FC hanya sesekali melakukan serangan dan tak ada yang membahayakan gawang Miswar Saputra.
Berusaha membalas, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman memasukkan gelandang serang Fandi Eko Utomo, bahkan 10 menit jelang laga usai juga mengganti M. Irvan dengan striker Riky Kayame.
Tapi, hingga wasit Totok Fitrianto asal Sulawesi Utara meniup peluit akhir tak ada gol tercipta dari Persebaya. Borneo FC pun mempertahankan kemenangannya 1-0.
Hasil itu membuat Persebaya terpuruk di papan bawah klasemen sementara di posisi 14 dari 18 tim peserta Liga 1. Koleksi 29 poin tim juara Liga 2 musim lalu itu terancam dikejar oleh Mitra Kukar yang mengoleksi 29 poin dan PS Tira dengan 28 poin jika keduanya mampu menang pada pertandingan pekan ini.
Jika kedua tim tersebut berhasil menang atas lawan-lawannya maka Persebaya untuk pertama kali pada musim ini berada di posisi degradasi menemani Perseru Serui dan PSMS Medan yang menempati urutan 17 dan 18. (Antara)
Berita Terkait
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Deretan Kontroversi Infantino 10 Tahun Pimpin FIFA: Ucapan Tak Layak hingga Kedekatan dengan Trump
-
John Terry Kecewa Tak Dipilih Jadi Pelatih Chelsea, Merasa Tak Dihargai sebagai Legenda
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax
-
Pundit Belanda: Maarten Paes Bikin Panik Lini Belakang, Itu Bukan Ciri Kiper Berpengalaman!
-
Madura United Perlu Tahu, Persib Bandung Punya 'Win Rate' 100 Persen di Kandang