Suara.com - Real Madrid telah resmi memecat sang pelatih, Julen Lopetegui setelah start buruk yang dilakoni tim di awal musim 2018/2019 ini. Meski didepak walau baru beberapa bulan membesut klub, Lopetegui tetap mengucapkan terima kasih pada Real Madrid karena sudah diberi kepercayaan.
Pada musim panas 2018, Lopetegui ditunjuk Real Madrid untuk menggantikan posisi Zinedine Zidane yang mundur usai memberi gelar Liga Champions tiga musim beruntun. Demi menerima pekerjaan sebagai pelatih kepala El Real, Lopetegui bahkan rela meninggalkan jabatannya sebagai juru taktik Timnas Spanyol.
Karier Lopetegui bersama Real Madrid sendiri memang bisa dibilang penuh noda. Menjalani 14 laga di semua kompetisi, Real Madrid hanya meraih enam kemenangan, serta menderita enam kekalahan dan dua hasil imbang.
Puncaknya, Lopetegui tak sanggup menghindarkan Real Madrid dari kekalahan memalukan dengan skor 1-5 dari sang rival abadi Barcelona pada laga lanjutan Liga Spanyol 2018/2019 akhir pekan lalu.
Meski harus menyudahi kariernya dengan cara yang tidak bagus, yakni didepak, Lopetegui tetap mengucapkan terima kasih pada Real Madrid. Entrenador berusia 51 tahun itu mengucapkan terima kasih lantaran sudah diberi kepercayaan sebagai pelatih.
"Sebuah keputusan telah diambil oleh dewan direksi Real Madrid. Saya ingin berterima kasih kepada klub atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya," tutur Lopetegui, sebagaimana dimuat Marca.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain atas usaha dan pekerjaan mereka, serta untuk setiap orang yang bekerja di klub, atas perlakukan baik mereka selama ini kepada saya. Dan, tentu saja terima kasih kepada fans atas dukungannya," lanjut eks pelatih FC Porto tersebut.
"Saya harap yang terbaik untuk mereka di sisa musim ini," tukasnya.
Setelah memecat Lopetegui, Real Madrid sendiri masih belum menentukan siapa yang bakal jadi pelatih anyar mereka. Sejauh ini, El Real hanya menunjuk Santiago Solari, mantan gelandang Real Madrid yang sebelumnya menangani Real Madrid Castilla, sebagai caretaker.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC