Suara.com - Tim Bali United menaklukan lawannya Madura United FC dengan skor 2-0, pada pertandingan Liga 1 2018 pekan 29 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (3/11/2018) malam.
Sejak peluit pertama ditiup wasit Hadiyana, Madura United melakukan tekanan keras dengan menggedor pertahanan tuan Rumah Bali United. Sehingga permainan bola tersebut lebih banyak di areal julukan "Laskar Tridatu" tersebut.
Di babak pertama pemain Madura United lebih leluasa menguasai areal petahanan Bali United dan gencar merangsek ke pertahanan tuan rumah. Namun Bali United, tidak tinggal diam dan menunggu bola. Tuan rumah tetap melakukan perlawanan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, tuan rumah melakukan perubahan strategi dengan melancarkan serangan lewat umpan-umpan panjang guna mendekatkan permainan di areal pertahanan lawan.
Dengan sorak-sorai pendukung Bali United yang mencapai 12 ribu penonton, sehingga serangan dan pergumulan bola yang dilakukan Ilija Spasojevic melakukan manuver mengarahkan bola kepada Fadil, sehingga sukses menendang bola ke mulut gawang Madura United pada menit-52.
Tertinggal satu gol, para pemain Madura United mencoba juga strategi permainan kolaborasi, namun tidak sepenuhnya mampu mengarahkan ke areal pertahanan Bali United.
Begitu juga sebaliknya dengan tekanan kuat yang dilakukan julukan "Laskar Sapeh Kerrab" tersebut, tendangan yang diarahkan beberapa kali oleh pemainnya terbuang atau tidak fokus ke gawang yang dijaga Wawan Hendrawan.
Dengan kegigihan mengubah permainan sesuai yang diarahkan pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro, maka pada menit ke-76, tendangan bebas yang dilakukan Antonius Johennes Melvin Platje sukses menjebol gawang Madura United yang dijaga Satria Tama Hardianto.
Bali United berhasil mengungguli lawan Madura United dengan skor 2-0. Posisi tersebut tak mampu juga diubah oleh Madura United hingga peluit panjang ditiup wasit.
Baca Juga: Tumbangkan Borneo FC, PSMS Amankan Tiga Poin di Teladan
Pelatih kepala Bali United Widodo Cahyono Putro mengatakan semua pemainnya sudah kompak memainkan bola. Mereka sudah melakukan sesuai dengan arahan.
"Memang pada babak pertama, Bali United sangat tertekan oleh Madura United. Namun kerja keras pemain Bali United, sehingga pada pertandingan kali ini mampu meraih skor 2-0 atas lawannya Madura United," ujar Widodo seperti dimuat Antara.
Sementara itu, pelatih kepala Madura United FC Gomes de Oliviera mengatakan pemainnya sudah bagus pada babak pertama.
"Tapi pemainnya yang sudah kompak melakukan serangan, baik umpan pendek, maupun umpan panjang untuk mendekatkan bola ke areal pertahanan Bali United, tetapi tetap belum mampu memetik skor," kata Gomes.
Ia mengatakan pemain yang turun pada pertandingan kali ini semuanya sudah kompak melakukan permainan bola, namun faktor keberuntungan belum berpihak pada Madura United.
"Iya, walau kami kalah dalam pertandingan ini. Kami tetap kompak. Tidak boleh saling menyalahkan antarpemain. Tapi usaha untuk mencetak gol semua dilakukan pemain dengan berjuang habis-habisan. Tapi kami nihil membawa skor ke rumah," sambungnya.
Dengan tambahan tiga poin, Bali United yang saat ini mengantongi 45 poin menggeser Bhayangkara FC dari posisi empat klasemen Liga 1 2018. Sedangkan Madura United turun ke posisi enam dengan 43 poin.
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar