Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) akan menjalani laga matchday 4 Grup C Liga Champions dengan bertandang ke markas Napoli, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. PSG pun diingatkan jika di laga di Stadion San Paolo tidak pernah mudah bagi setiap tim tamu yang datang.
Peringatan ini terlontar dari mulut penjaga gawang gaek PSG, Gianluigi Buffon. Kiper berusia 40 tahun tersebut tentu saja sudah paham betul akan kekuatan Napoli serta atmosfer San Paolo, mengingat ia pernah lama bermain di Liga Italia Serie A.
Seperti diketahui, San Paolo memang dikenal punya atmosfer yang mengintimidasi bagi tim tamu, yang tentunya bak jadi 'pemain ke-12' bagi Napoli.
Buffon sendiri berharap PSG memberi rasa hormat yang tinggi pada Napoli. Menurut kiper legendaris Juventus itu, para pemain Les Rogue-et-Bleu -julukan PSG- jangan sampai menganggap remeh sang lawan mereka nanti.
Terlebih, pada pertemuan pertama kedua tim, yakni di matchday 3 lalu, Napoli tampil apik dan mampu menahan imbang PSG dengan skor 2-2 di Paris.
"Bermain di San Paolo akan sangat sulit. Saya mengetahui stadion ini dengan baik, atmosfernya sangat bersemangat. Sangat sulit di sana, karena ada hubungan yang bagus antara tim tuan rumah dengan suporternya," buka Buffon seperti dilansir Football Italia.
"Napoli juga tetap harus dihormati karena apa yang sudah mereka lakukan di kandang kami," sambung sang penjaga gawang.
"Ini bukan sebuah pertandingan yang normal, kami tahu bahwa kami harus menang. Tapi yang lebih penting adalah kami tidak boleh kalah, karena kami masih punya peluang lolos ke depannya," tuturnya.
Laga melawan Napoli di San Paolo pun akan jadi laga pertama Buffon di tanah Italia pasca pindah dari Juventus ke PSG pada musim panas 2018. Hal ini pun membuat Buffon sangat bersemangat, apalagi PSG juga membutuhkan poin penuh untuk bisa lolos dari Grup C.
Baca Juga: Abaikan Tawaran Liverpool, Muniain Ikrarkan Kesetiaan pada Bilbao
"Kembali bermain di Napoli membuat saya makin termotivasi dan saya harap bisa memberikan hal yang bermanfaat bagi tim. Kami tahu berada dalam posisi yang sulit, tapi kami sudah berkembang dalam beberapa pekan terakhir," ujar Buffon.
Saat ini PSG masih tertahan di peringkat ketiga papan klasemen sementara Grup C yang merupakan grup neraka, dengan poin 4 dari 3 pertandingan. PSG terpaut satu poin dari Napoli yang ada di peringkat kedua, dan dua poin dari Liverpool yang bertengger di puncak.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026