Suara.com - Timnas Inggris tampil impresif pada laga uji coba internasional melawan Timnas Amerika Serikat (AS) di Wembley, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB. Three Lions -julukan Inggris- menggasak sang tamu dengan skor telak 3-0.
Kemenangan atas AS ini kian terasa sempurna lantaran laga ini merupakan laga perpisahan bagi topskor sepanjang masa Timnas Inggris, Wayne Rooney.
Rooney yang total menorehkan 120 caps dengan torehan 53 gol, tampil selama 32 menit terakhir di babak kedua laga kontra AS, menggantikan Jesse Lingard.
Momen yang paling dinanti dari partai Inggris vs AS ini tiba di menit 58, saat Rooney dimasukkan oleh pelatih Three Lions, Gareth Southgate. Seisi Wembley langsung memberikan standing ovation saat Rooney, yang langsung diberikan ban kapten, masuk lapangan.
Satu peluang emas lantas didapat Rooney pada menit 72, namun tembakan keras kaki kirinya masih mampu diamankan kiper AS, Brad Guzan. Inggris sendiri akhirnya menang telak 3-0 berkat gol-gol Lingard, Trent Alexander-Arnold dan pemain debutan Callum Wilson.
Menanggapi laga terakhirnya bersama Inggris serta performa teranyar Three Lions di bawah kepelatihan Southgate, Rooney lantas merasa bahagia karena kini negaranya dilatih oleh sosok yang diyakini mampu hadirkan trofi major pertama sejak menjuarai Piala Dunia pada 1966 silam.
"Opini saya, saya pikir di tangan yang sangat aman (di bawah kepelatihan Southgate) dari apa yang saya lihat sepekan ini, bagaimana para pemain dilatih dan bagaimana mereka meresponsnya, saya pikir itu sangat bagus," buka Rooney sebagaimana dilansir Sky Sports.
"Ini adalah tim dengan sekumpulan pemain muda yang hebat. Mereka memiliki masa depan yang sangat cerah dan bukan tak mungkin jadi generasi selanjutnya yang bawa trofi untuk Inggris," lanjut legenda hidup Manchester United yang kini berkarier di DC United tersebut.
"Saya sangat berharap itu terjadi dan saya akan jadi salah satu suporter yang selalu mendukung mereka," pungkas Rooney.
Baca Juga: Inggris Gilas AS 3-0, Gareth Southgate Tetap Tak Puas
Berita Terkait
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala
-
Wayne Rooney Sebut Penampilan BTS di Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Sampah
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan