Suara.com - Real Madrid bersiap menjalani laga matchday 5 Grup H Liga Champions 2018/2019 kontra AS Roma, Rabu (28/11/2018) dini hari WIB.
Baik Real Madrid dan AS Roma sendiri tampaknya memang sudah hampir dipastikan melenggang ke fase gugur dari Grup G, di mana kedua tim saat ini menguasai klasemen dengan sama-sama mengoleksi sembilan poin.
Real Madrid yang saat ini ada di puncak, unggul selisih gol atas AS Roma, bakal memastikan status sebagai juara Grup G jika mampu meraih kemenangan di Olimpico dini hari nanti.
Sementara itu, hasil seri saja sudah cukup bagi AS Roma untuk menyegel kelolosan ke 16 besar. Dan andaikan kalah dari Real Madrid, Giallorossi juga bakal tetap lolos andai CSKA Moskow (yang saat ini ada di posisi ketiga dengan empat poin) gagal mengalahkan Viktoria Plzen di Rusia.
Bagi Real Madrid sendiri, Gareth Bale dan kolega menyongsong partai kontra AS Roma dengan bekal kekalahan memalukan di pentas domestik pada akhir pekan lalu.
Di laga jornada ke-13 Liga Spanyol 2018/2019, Real Madrid menelan kekalahan memalukan dengan skor 0-3 di markas Eibar. Los Merengues pun menyudahi rangkaian empat kemenangan beruntun mereka -di semua kompetisi- bersama Santiago Solari, yang belum lama ini diangkat jadi pelatih tetap klub.
Menghadapi AS Roma dini hari nanti, Solari pun mengharapkan reaksi positif dari pasukannya. Sang entrenador berharap Real Madrid bisa kembali ke jalur kemenangan.
Di pertandingan berikutnya, Madrid akan bertandang ke Olimpico, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Solari optimistis, timnya akan mampu kembali ke jalur positif.
"Kami harus menunjukkan reaksi positif melawan AS Roma, saya mengharapkan respons dari para pemain. Tentu kembali ke jalur kemenangan jadi target kami, meski laga tandang menghadapi Roma takkan mudah," buka Solari seperti dilansir laman resmi UEFA.
Baca Juga: 8 Fakta Menarik Jelang Duel AS Roma vs Real Madrid
"Kami harus melakukan apa yang telah dilakukan klub ini di turnamen ini (Real Madrid sukses menjuarai Liga Champions dalam tiga edisi terakhir), membuktikan bahwa kami bisa memenuhi tantangan itu. Langkah awalnya tentu lolos dulu dari fase grup, kami ingin segera memastikan itu," terangnya.
"Memang hasil di akhir pekan lalu adalah kekalahan telak dan berat, tapi sekarang kekalahan itu sudah jadi masa lalu. Kami sudah menganalisis laga tersebut dan menatap ke depan. Sekarang kami berada di Italia, di Roma, dan di turnamen yang berbeda, jadi kami fokus pada laga ini," tutur Solari.
"Setiap pertandingan adalah sebuah ujian besar di sini, tapi kapanpun Real Madrid jatuh, kami selalu bisa bangkit. Itulah mengapa klub ini adalah klub tersukses di dunia. Klub yang luar biasa besar," celoteh juru taktik berusia 42 tahun itu.
Berita Terkait
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Witan Nilai Latihan Shin Tae-yong di Persija Akan Berbeda dari Timnas Indonesia
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan