Suara.com - Gelandang serang Manchester United, Juan Mata mengajak timnya langsung melupakan kekalahan dari Valencia pada laga matchday pamungkas Grup H Liga Champions 2018/2019. Seperti diketahui, The Red Devils -julukan Man United- tumbang dengan skor 1-2 di Mestalla, Kamis (13/12/2018) dini hari WIB.
Mata mengajak timnya langsung move on lantaran sudah ditunggu partai akbar North-West Derby akhir pekan ini. Man United dijadwalkan tandang ke Anfield untuk menantang tuan rumah Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris 2018/2019 akhir pekan ini.
Meski Liverpool kini tengah on fire, sementara Man United masih sangat angin-anginan di musim ini, namun manajer The Red Devils, Jose Mourinho punya catatan bagus lantaran tidak pernah kalah dalam delapan pertemuan terakhirnya melawan Liverpool di Liga Inggris (Menang 5, Seri 3).
"Kami kecewa atas kekalahan lawan Valencia, namun kami harus segera melupakan ini dan berkonsentrasi untuk pertandingan besar ke depan melawan Liverpool. Liga Champions sekarang perlu ‘disisihkan’ sampai tahun depan," ucap Mata seperti dilansir ESPN.
Meski kalah dini hari tadi, Man United sendiri memang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 selepas matchday 5 lalu. Namun, kekalahan di matchday 6 melawan Valencia memastikan Man United hanya lolos ke fase gugur dengan status runner-up grup.
Mata sendiri menyebut bahwa timnya tidak takut untuk menghadapi tim manapun di fase gugur nanti.
"Kami harus menunggu (undian babak 16 besar) dan melihat siapa yang akan kami hadapi. Itu pastinya adalah tim tangguh, siapa pun itu, karena tim-tim yang lolos punya kualitas sangat bagus," tutur Mata.
"Namun kami adalah Manchester United dan kami harus percaya bisa mengalahkan siapa pun. Kami tak gentar menghadapi tim manapun," sesumbar gelandang mungil berusia 30 tahun itu.
Baca Juga: Soal Undian Babak 16 Besar, Mourinho: Saya Sering Tak Beruntung!
Berita Terkait
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Liverpool Rilis Jersey Baru 2026/2027, Desainnya Bikin Fans Nostalgia Era Keemasan
-
Angkat Gelas Wine Arsene Wenger Terharu Arsenal Juara tapi Langsung Kasih Warning
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini