Bola / Liga Italia
Rabu, 20 Mei 2026 | 19:34 WIB
Pelatih Napoli, Antonio Conte. (dok. Napoli)
Baca 10 detik
  • Antonio Conte dikabarkan berpeluang kembali melatih Juventus menjelang musim 2026/2027 setelah masa depannya di Napoli menjadi sorotan.
  • Manajemen Juventus berencana melakukan perombakan struktur klub untuk membangun ulang fondasi tim di bawah arahan sang pelatih.
  • Reuni ini masih menghadapi kendala karena Conte meragukan stabilitas manajemen meskipun tantangan membangun tim baru dianggap menarik.

Suara.com - Rumor kembalinya Antonio Conte ke Juventus kembali memanaskan sepak bola Italia.

Setelah 12 tahun berpisah secara dramatis, peluang reuni antara Conte dan Bianconeri disebut kembali terbuka jelang musim 2026/2027.

Situasi itu muncul setelah masa depan Conte di Napoli kembali menjadi sorotan.

Pelatih asal Lecce tersebut dikabarkan bakal mengumumkan keputusannya usai laga terakhir Serie A melawan Udinese.

Conte memang selalu identik dengan Juventus.

Conte pernah membawa Si Nyonya Tua meraih tiga gelar Serie A beruntun sebelum hengkang secara mengejutkan pada musim panas 2014 akibat perbedaan visi transfer dengan manajemen klub.

Kepergian Conte saat itu meninggalkan luka mendalam di Turin.

Presiden klub saat itu, Andrea Agnelli, bersama keluarga John Elkann disebut sulit melupakan keputusan sang pelatih yang pergi ketika pemusatan latihan pramusim sudah dimulai.

Panas, Dua Kata Emosional Antonio Conte Saat Cekcok dengan Max Allegri [chiamarsibomber]

Sejak saat itu, nama Conte beberapa kali dikaitkan dengan Juventus. Namun setiap peluang reuni selalu gagal terwujud.

Baca Juga: Roberto Mancini Masuk Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia, tapi Antonio Conte Favorit

Pada 2019, Juventus lebih memilih Maurizio Sarri ketimbang memulangkan Conte.

Dua tahun kemudian, ketika Conte membuka peluang kembali, manajemen justru menunjuk Massimiliano Allegri.

Hubungan Conte dan Juventus bahkan sempat memanas ketika ia menangani Inter Milan.

Salah satu momen paling kontroversial terjadi dalam semifinal Coppa Italia 2021 saat terjadi adu mulut dan gestur kasar antara Conte dan Agnelli.

Musim panas 2024 kembali menjadi titik krusial. Conte disebut menunggu panggilan dari Turin, tetapi direktur olahraga Juventus saat itu, Cristiano Giuntoli, lebih memilih Thiago Motta untuk memulai proyek baru klub.

Conte akhirnya menerima tawaran Napoli dan langsung mempersembahkan Scudetto.

Load More