Suara.com - Madura United sudah mulai memperkuat skuatnya untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2019. Manajemen Madura United FC telah resmi mengikat kontrak kembali gelandang serang asal Australia, Dane Melovanovic.
"Kami sudah menyelesaikan kontrak dengan pemain asing, yakni Dane Melovanovic," kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Pamekasan seperti dilansir Antara, Jumat (14/12/2018) malam.
Haruna menjelaskan, memilih pemain berkebangsaan Australia itu lantaran pengalamannya bersama Madura United bagus.
"Durasinya dua musim, dan Dane sudah bersama Madura United selama dua musim lalu, yakni di 2016 dan 2017," ujar Haruna.
Dane Melovanovic merupakan pemain yang sudah dikenal oleh pecinta sepak bola Madura, karena selama dua musim membela Laskar Sape Kerrab.
Bahkan saat Madura United ditinggal Dane pada musim 2018, manajemen kesulitan mencari pengganti. Selama satu musim selalu bongkar pasang pemain di posisi yang ditinggal pemain yang akrab dengan sebutan "badman face" itu.
Pada paruh pertama Liga 1 2018, Madura United menggunakan jasa Nuruddin Davronov sebagai gelandang serang, namun karena kontribusinya tidak maksimal, ia dicoret dari daftar pemain pada paruh musim kedua dan digantikan Milad Zeneyedpour.
Tapi, kontribusi Milad juga tidak maksimal, sehingga pihak manajemen terpaksa memanggil kembali Dane.
Dane Milovanovic adalah pemain kelahiran Canberra Australia tahun 1989. Sebelum bermain di sepak Indonesia, ia pernah membela Adelaide Cobras pada tahun 2010, Oakleigh Cannons tahun 2011, Sun Hei dan Oakleigh Cannons pada tahun 2012.
Baca Juga: Alami Cedera Leher, Marcus Gideon Mengaku Sedih
Kemudian ia mengadu nasib ke Indonesia pada tahun 2012-2013 dengan memperkuat Pelita Bandung Raya (PBR). Setelah itu, mantan pemain timnas Australia itu memperkuat Bentleigh Greens dan Pegasus setelah akhirnya berlabuh ke Madura United pada tahun 2016-2017.
"Saat ini, Dane belum bergabung dengan klub manapun, sehingga kita tarik kembali untuk memperkuat Madura United di musim depan ini," pungkas Haruna.
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey