Suara.com - Manajer Bhayangkara FC Sumardji menegaskan klub berjuluk The Guardian tidak mengejar atau memaksa mantan pemainnya, Evan Dimas Darmono, untuk kembali bergabung di musim 2019. Menurut Sumardji, pihaknya menyerahkan keputusan pada pemain tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Evan Dimas saat ini sedang menganggur usai kontraknya bersama klub asal Malaysia Selangor FC tak diperpanjang.
Selain Evan, Bhayangkara FC juga dikaitkan bakal membawa pulang Ilham Udin Armyn, yang juga pernah memperkuat Bhayangkara FC di tahun 2017.
"Semua serba memungkinkan, peluang ada dan saya kira tergantung Evan saja. Ilham Insya Allah, prinsipnya kami enggak ngejar bangetlah," kata Sumardji saat dihubungi wartawan, Senin (17/12/2018).
Sumardji menegaskan bakal menerima keduanya jika tidak juga mendapatkan klub. Sebab, Bhayangkara FC merupakan rumah bagi Evan dan Ilham.
"Dari dulu saya sampaikan, jika Evan belum ada tim nggak usah bingung. Balik saja ke Bhayangkara," jelasnya.
Pada musim Liga 1 2017, Evan dan Ilham merupakan pemain kunci di Bhayangkara FC. Tim besutan Simon McMenemy saat itu berhasil menjadi kampiun Liga 1, gelar yang musim ini direbut Persija Jakarta.
Berita Terkait
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang