Suara.com - Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng, diciduk Satgas Anti Mafia Bola terkait dugaan pengaturan skor di kompetisi Liga 3 2018. Pria yang juga berstatus sebagai anggota Exco PSSI tersebut diringkus seusai mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (27/12/2018).
Nama Johar Lin Eng mengudara sebagai dalang pengaturan skor setelah terkuak dalam program Mata Najwa pada Rabu (19/12/2018) lalu. Saat itu, Johar yang merupakan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah diceritakan memperkenalkan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indrayanti, dengan salah satu tokoh mafia bola.
Lantas, siapa sebenarnya Johar Lin Eng?
Johar Lin Eng adalah Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Tengah (Jateng) pada periode 2017-2021. Kala itu, Johar terpilih bersama wakilnya yakni Edy Sayuti. Perlu diketahui, ini adalah periode keduanya setelah juga memimpin pada periode 2013-2017.
Selain menjadi Ketua Aprov PSSI Jawa Tengah, Johar juga menjabat sebagai anggota komite eksekutif (Exco) PSSI periode 2017-2021. Ia terpilih bersama para anggota lainnya seperti Gusti Randa, Refrizal, Hidayat, Papat Yunisal, Pieter Tanuri, AS Sukawijaya, Condro Kirono, Yunus Nusi, dan lain-lain.
Johar juga sempat ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Asprov Kepulauan Riau. Di saat bersamaan, Johar juga ditunjuk sebagai (Plt) Ketua Asprov Aceh melalui surat keputusan bernomor SKEP/79/XII-2017.
Namun, penunjukan Johar sebagai Plt mendapat penolakan dari pengurus Asprov PSSI Aceh karena dirasa ada keanehan dalam keputusan tersebut.
Pasalnya, sebelum penunjukkan itu mereka sudah menyepakati bakal menggelar Kongres pemilihan ketua baru pada 28 Januari 2018. Tahapan itu pun sudah diketahui oleh PSSI Pusat.
Di sisi lain, apakah Johar Lin Eng benar-benar terbukti terlibat dalam pengaturan skor? Jika iya, dirinya akan menyusul anggota Exco PSSI lainnya yang telah mengaku dan mengundurkan diri, yakni Hidayat.
Penulis: Irwan Febri Rialdi
Sumber: Bolatimes.com
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!
-
Guliran FIFA Series 2026 dan Tamparan Telak untuk Komentar Terlampau Tinggi EXCO PSSI
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar