Suara.com - Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney kembali harus berurusan dengan pihak berwajib. Ia bahkan sempat diamankan oleh pihak berwajib Amerika Serikat lantaran terpengaruh alkohol dan melakukan perbuatan tak pantas.
Peristiwa yang sempat tak terendus media itu terjadi pada bulan lalu. Pemain yang kini berseragam DC United tersebut ditangkap pihak berwajib saat berada di bandara Metropolitan Washington, Virginia pada 16 Desember lalu.
Seperti dilansir dari Goal, berdasarkan laporan dari Loundoun General District Court, Rooney diwajibkan membayar denda awal sebesar 25 dollar amerika ditambah 91 dollar amerika pada awal Januari kemarin. Beruntungnya ia tak mendekam di penjara lantaran pelanggarannya tergolong ringan.
Meski begitu kelakukan Rooney tampaknya membuat petinggi federasi sepakbola Inggris (FA) naik pitam. Seperti dilansir dari The Sun, Ketua FA mengancam akan menghentikan acara penggalangan dana bertajuk jamuan makan malam yang akan dihelat di Wembley.
Acara itu digelar sekaligus untuk memberi penghormatan pada Rooney. Pemain yang didapuk sebagai pencetak gol sepanjang masa Timnas Inggris dengan torehan 33 gol tersebut baru saja melakoni laga ke-120 bersama skuat The Three Lions saat menghadapi laga ujicoba kontra Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
"Ketua FA akan mengadakan pembicaraan dengan tim PR Rooney minggu ini sebelum memutuskan apakah akan membatalkan acara secara diam-diam," tulis laporan yang dikutip dari The Sun.
Sebelumnya di tahun 2017 Rooney juga pernah kepergok tengah mabuk saat berkendara. Ia kemudian diganjar hukuman larangan mengemudi selama dua tahun.
Sumber: Bolatimes.com
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial