Suara.com - Fullback gaek sekaligus kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan siap memperpanjang alias menandatangani kontrak baru bersama klubnya. Namun, pemain berusia 39 tahun asli Aceh itu rupanya ogah mengikat kontrak jangka panjang bersama klub Ibu Kota tersebut.
Well, usia yang tidak lagi muda menjadi penyebab Ismed enggan mengikat kontrak jangka panjang. Mantan penggawa Timnas Indonesia itu hanya mau meneken kontrak baru berdurasi setahun saja bersama Persija.
"Kelanjutan saya di Persija, Alhamdulillah lanjut. Pembicaraan memang alot, tetapi akhirnya clear. Kontrak sudah oke, tetapi tanda tangan resminya saja yang belum," ungkap Ismed.
"Kurang lebih seperti itu (sepakat lisan). Alot ya, karena namanya bernegosiasi kan tak semudah dan semulus yang dibayangkan. Ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi, begitu," ujarnya.
Ismed sendiri bersyukur bisa membela panji Macan Kemayoran di musim 2019. Meski sudah digerogoti usia, semangat sang pemain tetap sama.
"Ya kalau saya bilang, intinya bersyukur saja. Saya tidak mau menuntut terlalu besar dan terlalu banyak, dijalani saja," tutur Ismed.
"Yang penting tugas saya sebagai pemain harus dijalani seperti latihan, fokus, konsentrasi, bermain bagus. Itu saja sih. Kontrak satu musim, memang itu yang saya inginkan. Saya tadi bicara sampai akhir 2019 saja," pungkas sang fullback.
Berita Terkait
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit
-
Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk
-
Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan