Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola kembali memanggil Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Ratu Thisa Destria terkait kasus pengaturan skor. Agenda tersebut rencananya digelar pada Rabu (16/1/2019) siang.
"Jadi untuk hari ini memang agendanya adalah rescedule pemeriksaan Sekjen PSSI Ratu Tisha, jadwalnya jam 14.00 WIB," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (16/1/2019).
Argo mengatakan, pemeriksaan tersebut guna mendalami keterangan dari Ratu Tisha terkait pengaturan skor yang dilaporkan mantan manager Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani. Namun, sosok Tisha bekum terlihat di Polda Metro Jaya.
"Jadi sampai saat ini kita masih menunggu apakah yang bersangkutan akan hadir sehingga meminta keterangan berkaitan dengan perkembangan kasus laporan dari ibu Lasmi," tambahnya.
Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola akan memanggil Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Ratu Thisa Destria pada Rabu (16/1/2019). Pemanggilan terhadap Thisa terkait dengan dugaan pengaturan skor dalam persepakbolaan nasional.
Diketahui, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria telah selesai memberikan kesaksian atas pemanggilan dari Satgas Anti Mafia Bola pada, Jumat (28/12/2018). Pemanggilan terkait kasus match fixing atau pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia.
Tisha yang datang bersama tim kuasa hukumnya, diperiksa dari sore hingga malam di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta. Dirinya mengaku dicecar beberapa pertanyaan. Salah satunya fungsi PSSI dalam menggelar kompetisi.
"Jadi tadi sudah dilontarkan 23 pertanyaan terkait mekanisme PSSI terkait komitmen dan kesungguhan PSSI. PSSI juga tadi menyampaikan bahwa kami terbuka dan kooperatif dalam penyelidikan yang sedang dilakukan dan kami berkomitmen akan membawa sepakbola Indonesia menjadi lebih baik," kata Tisha usai pemeriksaan.
Baca Juga: Kembali ke Persija, Marko Simic Tak Dapat Berlatih Penuh
Berita Terkait
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong untuk PSSI: Masa Depan Sepak Bola Indonesia Ada di Tangan Pemain Muda
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir