Suara.com - Sekretaris jenderal PSSI Ratu Tisha Destria timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA match day melawan Myanmar yang rencananya akan digelar pada 25 Maret mendatang. Laga tersebut sekaligus menjadi debut Simon McMenemy sebagai juru racik skuat Garuda.
Tisha mengatakan bahwa saat ini Simon tengah membentuk gambaran tim. Termasuk di dalammya pemilihan pemain dan asisten yang bakal mendampinginya.
"Simon saat ini sedang membentuk gambaran tim terlebih dahulu lalu diserahkan kepada PSSI nominasinya, lalu nanti kita atur administrasinya. Mengenai pencarian pemain juga di Piala Indonesia sudah dimulai, Simon sudah datang dan keliling melihat," kata Tisha di Hotel Sultan, Senayan, Kamis (24/1/2019).
"Dia akan melihat pertandingan Arema, pertandingan di Madura dan melihat beberapa video pertandingan Liga 1 yang sudah terjadi. Dalam satu bulan ini kita akan fokuskan diri dulu untuk melihat pemain secara cermat kemudian nanti apabila diperlukan di bulan Februari sudah dipanggil untuk training camp (TC) fase pertama yang akan dimulai secepatnya bulan Februari," tambahnya.
Namun, itu semua tergantung Simon. Jika mantan pelatih Bhayangkara FC masih kurang dalam melakukan analisas pemain, bisa jadi TC akan dilakukan pada bulan Maret mendatang.
Sebab, PSSI sudah merancang agenda pertandingan internasional melawan Myanmar. Pertandingan tersebut sangat penting karena berkaitan dengan ranking Indonesia di FIFA.
"Apabila satu bulan ini Simon menginginkan penggodokan dulu untuk tim analisisnya dan komponen apapun itu, maka TC akan digelar bulan Maret. Bulan Maret, kita targetkan satu FIFA match day melawan Myanmar yang bisa posisinya tandang tanggal 25 Maret," jelasnya.
"Kita akan main di Myanmar yang artinya kita akan training camp dua Minggu sebelum 25 Maret untuk menuju FIFA match pertama. Nah kita lihat apakah tim sudah terbentuk di Februari atau masih membutuhkan waktu. Namun secepatnya bulan Februari dan selambatnya awal Maret," ungkapnya.
Simon telah diperkenalkan oleh PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia pada Kamis (24/1/2019). Pelatih asal Skotlandia itu diikat kontrak sampai akhir Desember 2020.
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound