Suara.com - Kesebelasan Semen Padang FC menghentikan perburuan pemain untuk memperkuat tim mereka dalam menghadapi kompetisi Liga 1 2019 setelah mendatangkan penyerang berkebangsaan Estonia Tristan Koskor.
Manajer Semen Padang Win Bernadino, di Padang, Senin (4/2/2019), mengatakan pemain berusia 23 tahun tersebut menutup perburuan pemain yang dilakukan oleh tim berjuluk Kabau Sirah.
Menurut dia Tristan Koskor bergabung dengan satu-satunya tim asal pulau Sumatera yang berlaga di kompetisi tertinggi di Indonesia dengan status pinjaman selama satu tahun ke depan. Pemain yang memiliki tinggi 193 sentimeter tersebut pindah dari timnya Tammeka yang berlaga di kompetisi tertinggi di Estonia.
Ia mengatakan kedatangan pemain itu akan melengkapi kebutuhan tim dalam mencapai target tim pada kompetisi Liga 1 2019. Menurut dia Tristan bergabung dengan tim setelah pihaknya mendapatkan penawaran dari agen pemain.
"Awalnya kami akan mendatangkan Mario Fontanella namun kesepakatan tidak tercapai dan akhirnya perburuan mengarah kepada Tristan Koskor. Alhamdulillah, saat ini telah menyatakan sepakat bergabung dengan kami," kata dia.
Sebelumnya Semen Padang telah mendatangkan tiga pemain asing yaitu Shukurali Pulatov dari Uzbekistan berposisi sebagai pemain bertahan, Nildo Victoria Juffo dari Brazil berposisi sebagai gelandang serang.
Kemudian Maria Barcia berkebangsaan Argentina yang sebelumnya bermain di Liga Selandia Baru dan berposisi sebagai gelandang bertahan. Untuk pemain lokal, tim Kabau Sirah telah mendatangkan Teja Pakualam, Muhammad Rifqi, Syaiful Indra Cahya, Dedi Hartono dan Roni Rosadi.
Pemain baru tersebut akan bergabung dengan 17 pemain yang dipertahankan tim Semen Padang yang promosi dari Liga 2 2018. Total pemain mereka berjumlah 26 pemain.
"Kami terus mematangkan tim ini untuk menghadapi kompetisi mendatang. Sejauh ini tim telah komplit, rencana untuk mendatangkan pemain bertahan hingga saat ini belum ada," katanya. (Antara)
Baca Juga: Kalahkan Semen Padang, PS Tira Maju ke-16 Besar Piala Indonesia
Berita Terkait
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim