Suara.com - PSIS Semarang menundukkan tamunya, Persibat Batang 2-0 pada laga leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Selasa (5/2/2019).
Dua gol kemenangan PSIS tercipta pada babak pertama melalui Septian David Maulana di menit 32 dan Bayu Nugroho (42'). Pada babak pertama, para pemain PSIS memang tampil konsisten, memborbardir gawang Persibat yang dijaga kiper Ghoni Yanur Gitoyo.
Septian David Maulana, yang baru gabung PSIS pada bursa transfer jelang Liga 1 2019 pasca meninggalkan Mitra Kukar, mampu secara konstan mengobrak-abrik barisan pertahanan Persibat yang dikomandoi kapten kesebelasan Arif Budiyono.
Persibat sendiri pada babak pertama praktis lebih memilih bermain tahan mengingat kualitas PSIS lebih di atas. Namun, setelah tertinggal 0-2, para pemain Persibat bermain cenderung menyerang pada babak kedua.
PSIS pun terlihat kesulitan menembus pertahanan Persibat pada paruh kedua. Para pemain tim Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- lebih sering kehilangan bola dan tidak mampu mengembangkan permainan.
Asisten Pelatih PSIS, Widyantoro pun mengakui jika permainan timnya menurun pada babak kedua. Menurutnya, para penggawa PSIS kurang bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada.
"Catatan kami di babak kedua, peluang-peluang seharusnya mampu dimaksimalkan dengan baik. Ada kesalahan-kesalahan mendasar yang perlu diperbaiki. Kami jelas belum puas dengan performa ini," tutur Widyantoro seperti dilansir ANTARA.
Pada laga leg kedua nanti, yang merupakan laga tandang di markas Persibat, Widyantoro pun mengakui jika pihaknya akan tetap memainkan materi pemain yang ada dan tetap mencoba bermain menyerang.
"Akan kami evaluasi di semua lini. Banyak yang harus diperbaiki di pertandingan leg kedua nanti. Tapi, kami optimistis mampu meraih hasil optimal dengan tetap coba bermain menyerang meski main di kandang lawan," tandasnya.
Baca Juga: Pep Guardiola: Man City Telah Kembali ke Jalur Perburuan Gelar Juara
Berita Terkait
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Anggota Komisi X DPR RI Dorong Penguatan Aturan Anti-Perundungan dalam RUU Sisdiknas
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
-
Erick Thohir Jadi Menpora, Bos PSIS Semarang: Ini Tanggung Jawab Berat
-
PSSI Didesak Gulirkan Kembali Piala Indonesia Buntut Kritik Gerald Vanenburg Soal Timnas U-23
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Indonesia Belum Beruntung Juara Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Seluruh Dunia Dukung Kita
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran