Suara.com - Ketua Dewan Pembina Persija Jakarta Syafruddin menyebutkan banyak petinggi Macan Kemayoran yang mundur lantaran ada hal yang tidak profesional. Oleh karenanya, ia berharap masalah yang menyelimuti Persija segera tuntas.
Ketidak profesionalan di kubu manajemen itu menyebabkan beberapa petinggi Persija memutuskan mundur. Termasuk di dalamnya Direktur Utama Gede Widiade dan Chief Operation Officer Rafil Perdana.
Padahal, kedua sosok tersebut cukup berjasa untuk Macan Kemayoran. Selain prestasi beberapa fasilitas didapat oleh Persija berkat jasa keduanya.
Sebut saja mes, lapangan latihan, hingga bus tim Persija. Bersama Gede, Macan Kemayoran pun berhasil menjadi juara Liga Indonesia setelah lama menunggu sejak 2001.
"Nah itu bagian dari yang saya sampaikan bahwa di dunia sepak bola tak semua melakukan niat-niat yang bagus tentu ada gap-gap yang terjadi. Silakan dalami itu saya tak begitu tahu, saya hanya pembina, manajerial saya tak tahu dan tak pernah tahu," kata Syafruddin di gedung Kemenpan RB, Jakarta, Jumat (8/2/2019).
"Saya hanya pembina, saya hanya dipamiti mereka mundur karena ada hal-hal yang tak profesional," ungkap mantan wakapolri itu.
Untuk diketahui, Gede dan Rafil mundur karena sudah memenuhi target yang diemban oleh manajemen. Posisi Gede digantikan oleh Kokoh Alfiat sebagai direktur utama.
Berita Terkait
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Gyokeres Bikin Boncos! Sudah Tebus Rp1 T, Arsenal Bepotensi Bayar Lagi Rp3,5 M, Kok Bisa?