- Bali United resmi melepas penyerang sayap Muhammad Rahmat setelah berakhirnya kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 pada Sabtu.
- Selama enam tahun berkarier di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rahmat mencatatkan 27 gol dan 10 umpan gol.
- Pemain berusia 38 tahun tersebut turut berkontribusi membawa Bali United menjuarai Liga 1 Indonesia pada musim 2021/2022.
Suara.com - Bali United melepas penyerang sayap Muhammad Rahmat.
Kedua pihak dikabarkan tidak memperpanjang kerja sama setelah merampungkan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
"Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama kami," kata Chief Executive Officer (CEO) Bali United Yabes Tanuri melansir ANTARA, Sabtu (30/5/2026).
Pemain berusia 38 tahun itu resmi keluar dari skuad berjuluk Serdadu Tridatu setelah bergabung pada musim kompetisi 2020.
Saat itu, tim Bali akan menjalani dua kompetisi resmi di Liga 1 dan Liga Champions Asia.
Namun pertandingan baru berjalan tiga pekan, kompetisi domestik dihentikan sebelum akhirnya menyusul kompetisi Asia juga berhenti karena situasi pandemi COVID-19.
Selama sekitar enam tahun bersama tim yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pemain dengan tinggi 173 centimeter itu mengoleksi 27 gol dan 10 umpan gol untuk Bali.
Pada awal tahun kedatangannya, momen ketidakpastian akan berlangsungnya kompetisi dijalani Rahmat bersama Bali United.
Hingga akhirnya kompetisi dengan hitungan kalender baru yaitu menjadi musim 2021/2022 berbuah manis.
Baca Juga: Halo Jakmania! Mauricio Souza Kirim Kode Berpisah dengan Persija
Meskipun dengan situasi tanpa penonton karena penyesuaian situasi pandemi, Rahmat berhasil memberikan kontribusinya untuk Bali United dengan total partisipasi mencapai total 47 kali pertandingan.
Rahmat pun ikut membawa Bali United menjuarai Liga 1 Indonesia 2021/2022, yang menjadi status kampiun beruntun setelah mendapatkannya pada musim 2019.
Mantan pemain PSM Makassar itu mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak terkait mulai dari pemilik, manajemen, ofisial hingga suporter dari Serdadu Tridatu.
"Pada akhirnya saat ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Terlalu banyak kebahagiaan yang Bali United berikan untuk saya. Terima kasih untuk Bali United,” kata Rahmat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?