Suara.com - Mantan pelatih Real Madrid Julen Lopetegui mengaku tertarik untuk mencicipi ketatnya persaingan di Liga Inggris. Hal itu diungkapkan Lopetegui usai menelan kenyataan pahit di negerinya sendiri, Spanyol.
Seperti diketahui, tahun 2018 adalah tahun yang berat untuk pelatih berusia 52 tahun itu. Dipecat RFEF sebagai pelatih timnas Spanyol satu hari jelang gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia demi jabatan pelatih di Real Madrid, Lopetegui hanya bertahan tiga bulan di Santiago Bernabeu.
Lopetegui dipecat Real Madrid usai jawara Liga Champions tersebut dipermak Barcelona 5-1 di Camp Nou pada 28 Oktober 2018.
"Seorang pelatih harus membuka masa depan, tapi jika saya boleh memilih, saya akan mencoba berada di liga-liga terbaik," kata Lopetegui, yang hanya pernah melatih di Spanyol dan Portugal.
"Inggris adalah liga yang fantastis. Ketika anda melihat pertandingan di Inggris, anda bisa merasakan atmosfer yang luar biasa. Penghargaan kepada para pemain dan para pelatih, ini sangat penting, dan saya ingin merasakan itu," katanya.
"Tentu, Spanyol juga liga yang fantastis. Dengan para pemain dan pelatih yang fantastis. Kita lihat saja," tambahnya.
Pembantaian di Camp Nou akhir Oktober 2018 menempatkan Real Madrid di posisi ke-10 klasemen liga Spanyol saat itu. Prestasi buruk Madrid dalam satu dekade terakhir yang berujung dengan dipecatnya Lopetegui. Akan tetapi mantan pelatih timnas Spanyol itu mengaku tidak dendam kepada manajemen El Real.
"Dengan segala hormat kepada pelatih baru (Sandiago Solari), staf barunya dan para pemain, saya sayang kalian," kata Lopetegui.
"Saya tidak akan pernah berkata buruk tentang Real Madrid. Untuk mengelola klub adalah pengalaman fantastis bagi setiap pelatih," tambahnya.
Baca Juga: Menang Susah Payah, Pelatih Real Madrid: Ajax Bikin Kami Menderita
Di bawah asuhan Santiago Solari, Real Madrid yang musim ini tidak lagi diperkuat sang mega bintang Cristiano Ronaldo, mampu beranjak ke papan atas klasemen. Mengantongi 45 poin dari 23 pertandingan, Madrid saat ini menempati posisi dua klasemen sementara La Liga.
Di jornada 24, Real Madrid yang di pekan sebelumnya berhasil menumbangkan rival sekota Atletico Madrid dengan skor telak 3-1, akan menghadapi Girona. Laga tersebut akan digelar di Santiago Bernabeu pada 17 Februari mendatang.
Berita Terkait
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Federico Valverde Cedera Kepala usai Berkelahi dengan Tchouameni
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027