Suara.com - Borussia Dortmund akan menjalani misi teramat sulit untuk bisa lolos ke perempatfinal Liga Champions 2018/2019, pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur.
Dortmund sejatinya akan tampil di depan publiknya sendiri di Signa Iduna Park, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB. Namun mereka menatap laga leg kedua ini dengan defisit alias ketertinggalan agregat 0-3, usai kalah memalukan pada leg pertama di Wembley, pertengahan Februari lalu.
Dortmund memang bisa dibilan akan menjalani misi yang nyaris mustahil. Bagaimana tidak, sepanjang sejarah mereka di Liga Champions, klub berjuluk Die Borussen itu belum pernah sekalipun berhasil lolos ke babak berikutnya setelah tertinggal tiga gol pada leg pertama fase knockout.
Situasi seperti ini pernah dialami Dortmund pada perempatfinal Liga Champions musim 2013/2014 lalu. Saat itu, Dortmund yang masih dibesut Jurgen Klopp takluk 0-3 dari Real Madrid pada leg pertama babak perempatfinal, dan akhirnya tersingkir karena hanya menang 2-0 pada leg kedua di kandang sendiri.
Terlebih, performa Dortmund yang kini diasuh Lucien Favre saat ini sedang carut marut. Di Liga Jerman, Dortmund meraih satu kemenangan, satu kekalahan dan satu kali imbang dari tiga laga terakhir mereka.
Alhasil posisi Dortmund di puncak klasemen kini terancam dari rival abadinya, Bayern Munich. Marco Reus dan kawan-kawan hanya unggul selisih gol saja dari Bayern di puncak klasemen sampai pekan ke-24.
Yang pasti, Dortmund hanya memenangi satu dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Sebelum kalah dari Tottenham pada leg pertama lalu, Dortmund juga disingkirkan Werder Bremen dari Piala Jerman musim ini usai kalah lewat adu penalti.
Yang teranyar, Dortmund ditundukkan tuan rumah Augsburg yang merupakan tim papan bawah, dengan skor 1-2 pada lanjutan Liga Jerman 2018/2019 akhir pekan lalu.
Well, beruntung form Tottenham kini juga sedang menurun. Tottenham bahkan menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir mereka di Liga Inggris, dengan satu laga lainnya berakhir imbang.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Leg Kedua 16 Besar Liga Champions Malam Ini
Anehnya, performa buruk anak-anak asuh Mauricio Pochettino itu ditandai dengan kembalinya Harry Kane yang sempat absen cukup lama lantaran cedera hamstring. Kane juga tak bermain saat Tottenham melibas Dortmund 3-0 dua pekan lalu.
Head-to-Head dan Fakta Menarik
1. Laga dini hari nanti akan menjadi keenam kalinya Dortmund dan Tottenham bertemu di kompetisi Eropa.Dari lima pertemuan sebelumnya, Tottenham meraih tiga kemenangan sementara Dortmund dua kali menang.
2. Meskipun kini defisit alias ketinggalan agregat tiga gol, Dortmund rasa-rasanya tak perlu terlalu merasa inferior ataupun putus asa. Pasalnya, rekor kandang Dortmund cukup baik di Liga Champions musim ini. Dari tiga laga kandang, Dortmund belum pernah kebobolan dan mampu meraih dua kemenangan serta satu hasil imbang.
3. Pada dua kemenangan tersebut, Dortmund juga selalu mencetak lebih dari tiga gol. Tim kuat Spanyol, Atletico Madrid saja mereka permak dengan skor 4-0 pada babak fase grup lalu.
4. Di sisi lain, rekor tandang Tottenham bisa dibilang tak menawan di Liga Champions. Di musim ini saja, pada babak fase grup lalu, The Lilywhites tak sekali pun meraih kemenangan, dengan menelan satu kekalahan serta dua kali imbang.
Berita Terkait
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Hasil Drawing dan Jadwal Play-off Liga Champions 2025/2026: Real Madrid Lawan Benfica Lagi
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah