Suara.com - PSM Makassar harus puas berbagi poin dengan wakil Filipina, Kaya FC dalam laga matchday 3 Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (2/4/2019) sore.
Gol Kaya FC yang lahir di injury time babak kedua membuat skor akhir laga jadi 1-1. PSM pun harus puas hanya meraup satu poin dari partai kandang ini.
Tambahan satu poin membuat posisi kedua tim di klasemen sementara Grup H tidak berubah. Kaya FC masih bercokol di puncak dengan lima poin dari tiga laga, diikuti PSM yang juga mengoleksi lima poin namun kalah produktivitas gol.
Jalannya Pertandingan
Kaya memulai pertandingan dengan baik, namun PSM berhasil menekan balik tim tamu. Sayang, sejumlah peluang yang didapat PSM di 20 menit awal babak pertama harus terbuang lantaran jebakan offside atau juga finishing yang buruk.
Kaya kemudian mengancam pada menit 31. Tembakan dari tepi kotak penalti dilepaskan Roberts mengincar tiang dekat, namun beruntung bagi PSM, sepakan tersebut masih melebar.
Dua menit berselang, giliran PSM yang mengancam. Sayang, tendangan mendatar Wiljan Pluim dari luar kotak penalti gagal mengenai target.
Menit 43, PSM punya kans bagus bikin gol. Dari sebuah skema serangan balik, Muhammad Rachmat menggiring bola menusuk ke kotak penalti dengan cepat. Sayang, sepakannya masih bisa digagalkan kiper Kaya FC. Good save!
Sampai peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya babak pertama, skor masih tetap imbang 0-0.
Baca Juga: Persija Hadapi Ceres Negros, Kolev Prediksi Laga Akan Berlangsung Ketat
Memasuki paruh kedua dimulai, PSM meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit 49, Rizky Pellu membuang peluang emas mencetak gol setelah dirinya tinggal berhadapan dengan kiper Kaya FC. Sedikit berancang-ancang, Rizky gagal mencetak gol lantaran sepakannya sedikit melebar.
Namun semenit berselang, PSM akhirnya mendapat gol yang berasal dari tendangan penalti. Camelo Tacusalme menjatuhkan penyerang tuan rumah, Erro Markkanen di kotak terlarang, sehingga wasit menunjuk titik putih.
Markkanen yang maju sebagai eksekutor, berhasil mengonversi penalti ini untuk menjadi gol dan membawa PSM sementara unggul 1-0.
Pada menit 69, Kaya FC sempat mencetak gol lewat Connor Tacagni. Sayang, gol ini akhirnya dianulir wasit karena Tacagni dianggap sudah dalam posisi offside.
Semenit berselang, Kaya FC kembali nyaris membobol gawang PSM. Dari situasi scrimmage, sepakan dilepaskan ke arah gawang PSM yang dikawal kiper Rivki Mokodompit. Namun, bola bisa disapu tepat di garis gawang oleh Beni Wahyudi.
Tekanan Kaya FC kian gencar. Menit 83, sebuah peluang emas kembali diciptakan. Bedic melepaskan sundulan memanfaatkan umpan dari sisi kiri, namun penyelamatan brilian berhasil dilakukan Rivki.
Berita Terkait
-
Ofisial MU Paksa Wartawan Hapus Bukti Pemukulan Wasit, PSSI Buka Suara
-
Buntut Kericuhan Malut United vs PSM, PWI Turun Tangan Investigasi Intimidasi Jurnalis
-
Apa Jadinya Ketika Anak Padus Jadi Zombi? Kisah di Balik Konser ORPHIC 2024
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Ini Pesan Umuh Muchtar untuk Pemain Persib Bandung
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan
-
Kegilaan Sandy Walsh, Sukses Catatkan Back to Back Level Asia di Tingkat Klub
-
Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia: Tonjolkan Sentuhan Klasik dan Budaya Nusantara
-
Taktik 3 Bek John Herdman Butuh Fisik Ekstra, 10 Wingback Gahar Siap Bersaing di Timnas Indonesia
-
BREAKING NEWS! Ini Penampakan Jersey Baru Timnas Indonesia