Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola tetap senang dengan permainan skuatnya meski kalah 0-1 dari tuan rumah Tottenham Hotspur. Bagi Guardiola, ini adalah hasil yang lebih baik daripada mereka bermain imbang tanpa gol.
Manchester City harus pulang dengan kekalahan 1-0 saat bertandang ke Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (10/4/2019) dinihari WIB, di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Gol tunggal Spurs dicetak oleh Son Heung-min di babak kedua.
City sebenarnya berpeluang untuk memimpin lebih dulu di babak pertama setelah mendapatkan hadiah penalti di menit ke-13. Namun Sergio Aguero gagal melakukan eksekusi dengan baik segingga mampu digagalkan kiper Spurs Hugo Lloris.
Hasil tersebut membuat Tottenham memiliki posisi lebih baik sebelum bertandang ke markas City pada pekan depan. Namun manajer City, Pep Guardiola mengatakan kekalahan 0-1 terkadang merupakan hasil yang lebih baik daripada hasil 0-0.
"Hasil itu membuat kami berada dalam situasi tersebut di leg kedua, tetapi terkadang 1-0 bisa lebih baik daripada 0-0 karena Anda tahu persis apa yang harus Anda lakukan," kata Guardiola.
"Kalau 0-0, Anda berpikir tentang apakah akan menyerang atau bertahan, tetapi kami tahu kami harus mencetak gol," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut seperti dilansir Sky Sport.
"Kami akan menganalisis hasilnya, tetapi saat ini saya merasa senang dengan bagaimana kami bermain - kami mengendalikan permainan dan mungkin minggu depan itu akan berhasil. "
"Kami mengendalikan permainan, kami bermain cukup baik. Kita akan lihat di pertandingan berikutnya bagaimana kami berubah untuk mencobanya dengan para pemain kami, suporter dan keluarga di rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Ralat Ucapannya Dulu, Guardiola: Tottenham Hotspur Bukan Harry Kane FC
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey