Suara.com - Pemain veteran Persija Jakarta, Ismed Sofyan memprediksikan Arema FC bisa menjuarai Piala Presiden 2019. Modal di leg pertama jadi alasan Ismed menjagokan Singo Edan --julukan Arema FC--.
Sebagaimana diketahui, Arema dan Persebaya Surabaya akan saling bentrok pada leg kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019). Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada pertandingan leg pertama.
"Ya kalau menurut saya Arema lebih besar peluangnya untuk juara, karena dengan hasil imbang mereka pasti juara kan. Apalagi mereka diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri, dan didukung sama Aremania. Saya pikir 70 persen mereka juaralah," kata Ismed saat dihubungi wartawan.
Terkait prediksi skor, Ismed menyebut Arema bakal menang tipis 1-0 atas Bajul Ijo --julukan Persebaya--. Pemain bernomor punggung 14 itu menganggap Arema bakal main aman setelah bisa ungguli Persebaya. "Prediksi kayanya 1-0 untuk Arema," ungkapnya.
Selain itu, Ismed juga menjagokan penggawa Arema Makan Konate sebagai pemain terbaik. Menurutnya, mantan pemain Persib Bandung itu berkontribusi besar untuk Singo Edan.
"Konate ya karena dia selain kontribusinya luar biasa, dia juga bisa menjadi pembeda di tim Arema FC. Seperti kemarin di leg pertama Arema sempat tertinggal 2-1, tapi akhirnya bisa menyamakan skor 2-2," ia menambahkan.
"Saya kira Konate bisa membuat gol di menit-menit krusial yang layak jadi terbaik," pungkas Ismed Sofyan.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey