Suara.com - Arsenal harus bersusah payah mengalahkan tuan rumah Watford dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019. Unggul jumlah pemain hampir di sepanjang laga, Arsenal hanya bisa menang tipis 1-0.
Manajer Arsenal, Unai Emery pun menyebut pasukannya seperti menyusahkan diri sendiri karena tak kunjung mencetak gol kedua, yang tentunya bisa menghadirkan perasaan aman.
Di Vicarage Road, Selasa (16/5/2019) dini hari WIB tadi, gol dari Pierre-Emerick Aubameyang pada menit 10 pertandingan menjadi penentu kemenangan Arsenal.
Petaka bagi tuan rumah, semenit berselang usai kebobolan, striker andalan sekaligus kapten Watford, Troy Deeney mendapatkan kartu merah direct. The Hornets --julukan Watford-- pun harus bermain dengan 10 pemain hampir di sepanjang laga.
Emery sendiri menyebut jika kemenangan dan raihan tiga poin kali ini sangat krusial bagi Arsenal. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu tak sepenuhnya puas.
"Kami kompetitif pada hari ini, namun kami seharusnya bisa mengendalikan pertandingan lebih baik," keluh Emery dalam wawancara dengan BBC.
"Kami tak menjadikan itu lebih mudah dengan mencetak gol kedua. Kami tak bisa mengontrol bola di daerah sepertiga akhir permainan. Jadi, kami terlihat seperti menyusahkan diri kami sendiri," sesalnya.
"Saat kedudukan 1-0, mereka (Watford) mempunyai peluang. Kebanyakan mereka menyerang dengan situasi bola mati.Meski demikian, intinya ini adalah tiga poin yang sangat masif, kemenangan yang sangat krusial untuk posisi kami di klasemen," tukas eks manajer Valencia, Sevilla dan PSG tersebut.
Dengan tambahan tiga angka dari laga ini, Arsenal kini mengoleksi 66 poin dari 33 pertandingan.
Baca Juga: Kalahkan Watford, Arsenal Usir Chelsea dari Zona 4 Besar
The Gunners kini kembali menghuni peringkat empat klasemen sementara, unggul selisih gol dari Chelsea di peringkat kelima (66 poin dari 34 laga), serta dua poin dari Manchester United di posisi keenam (64 poin dari 33 laga).
Berita Terkait
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan