Suara.com - Persija Jakarta menelan lima kekalahan beruntun di bawah asuhan Ivan Kolev. Situasi tersebut pun menempatkan nasib pelatih asal Bulgaria itu di ujung tanduk.
Mungkin saja partai Persija kontra Bali United di leg kedua babak perempat final Piala Indonesia 2018 yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5/2019) jadi penentu nasib Kolev.
Terkait hal itu, Kolev mengaku akan tetap bekerja secara profesional. Mantan juru taktik timnas Indonesia itu menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada manajemen tim.
"Posisi saya di tim, ya itu pekerjaan pelatih profesional. Asal kalian tahu kita pertama dulu mainkan semua pemain, bisa kerja semua, kalau tim kita full bisa menang. Sekarang beda keluar banyak pemain dari tim kita, pemain rusak jadinya, tim rusak, ya pekerjaan saya tetap sama sampai saat ini," kata Ivan Kolev dalam jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (4/5/2019).
"(Soal masa depan) itu keputusan pengurus, ya tentu saja mereka punya hak ambil keputusan. Saya cintai Persija, saya terima setiap keputusan. Tapi tidak ada perubahan dalam pekerjaan saya sampai saat ini," tambahnya.
Pernyataan Kolev ada benarnya. Sebagaimana diketahui, anjloknya performa jawara Liga 1 2018 memang dipengaruhi banyak hal. Seperti jadwal padat, faktor kelelahan, tidak adanya unjung tombak yang produktif dan kedalaman skuat yang kurang merata.
Sebagai contoh, Persija tidak bisa memainkan legiun asingnya di ajang Piala Indonesia 2018 ini. Hanya Bruno Matos saja yang bisa diturunkan.
Sementara Steven Paulle, Rohit Chand, dan Marko Simic tidak bisa bermain. Paulle dan Rohit tidak didaftarkan oleh manajemen di ajang Piala Indonesia 2018, lantaran sebelumnya telah mendaftarkan pemain asing yang sudah dicoret yaitu Jakhongir Abdumuminov dan Vinicius Laurindo.
Sementara Simic, yang sedang menyelesaikan kasus pelecehan seksual di Australia, nasibnya kian tidak jelas.
Baca Juga: Delapan Pemain Kunci Persija Absen, Kolev Tetap Optimistis
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial