Suara.com - Striker andalan Barcelona, Luis Suarez memastikan tak akan melakukan selebrasi jika berhasil mencetak gol ke gawang mantan klubnya, Liverpool, pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2018/2019.
Suarez bersama Barcelona akan tandang ke Anfield, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB nanti, dengan modal keunggulan agregat cukup telak 3-0, hasil dari kemenangan pada leg pertama pekan lalu di Camp Nou.
Suarez sendiri mencetak satu gol pada laga tersebut. Penyerang berusia 32 tahun itu pun ternyata melakukan selebrasi usai mencetak gol tersebut, yang dikecam banyak pendukung Liverpool di media sosial.
Seperti diketahui, Suarez pernah menjadi pemain kesayangan publik Liverpool. Dengan torehan 82 gol dari 133 laga di semua ajang dengan seragam The Reds pada 2011-2014, wajar saja jika banyak fan Liverpool yang kecewa saat sang striker melakukan selebrasi, bahkan dinilai cukup berlebihan.
Namun untuk laga dini hari nanti, di mana ia akan kembali ke Anfield sejak pindah ke Barcelona pada musim 2014 lalu, Suarez menegaskan jika dirinya takkan melakukan selebrasi jika berhasil mencetak gol ke gawang Liverpool.
Ini sebagai bentuk respek El Pistolero --julukan Suarez-- pada mantan klubnya.
"Pekan lalu, orang tak menyadari jika saya mencetak gol yang sangat penting untuk tim saya sekarang (Barcelona). Wajar saja jika saya merayakan gol itu, apalagi kami bermain di kandang di depan publik sendiri," buka Suarez seperti dilansir ESPN.
"Tak ada maksud ingin merendahkan Liverpool atau fansnya, saya selalu respek. Saya sangat berterima kasih kepada Liverpool, untuk fans dan klub. Sudah jelas bahwa saya tak akan selebrasi jika saya berhasil mencetak gol di Anfield," tegas penyerang internasional Uruguay itu.
Kembali ke Anfield, Suarez sendiri rupanya berharap jika dirinya masih bisa mendapatkan sambutan hangat dari para pendukung Liverpool.
Baca Juga: Jelang Liverpool vs Barcelona, Valverde Minta Skuat Belajar dari Pengalaman
"Saya rasa orang-orang tahu apa yang sudah saya lakukan di sini dan saya berterimakasih untuk Liverpool. Saya pikir akan ada lebih banyak tepuk tangan daripada ejekan untuk saya," sesumbarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Liga Inggris Pekan Ini: MU vs Liverpool Imbang, Arsenal Libas Fulham
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Olivia Rodrigo Hiasi Jersey Barcelona di El Clasico Lawan Real Madrid
-
BRI Debit FC Barcelona Hadirkan Pengalaman Belanja Eksklusif untuk Para Fans
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay