- NAC Breda menggugat KNVB ke pengadilan agar laga melawan Go Ahead Eagles diulang akibat masalah administrasi Dean James.
- Dean James tampil tidak sah pada 15 Maret, namun KNVB memutuskan tidak memberi sanksi kepada klub maupun pemain.
- Putusan pengadilan dapat memicu kekacauan besar pada kompetisi Eredivisie karena melibatkan dugaan status pemain tidak sah lainnya.
Suara.com - Kompetisi Eredivisie terancam chaos setelah NAC Breda menggugat KNVB dan menuntut laga melawan Go Ahead Eagles diulang.
Gugatan itu buntut dari kasus pasporgate yang menimpa pemain Timnas Indonesia, Dean James, yang menurut pihak NAC tidak sah bermain saat pertandingan berlangsung.
Dean James tampil sebagai starter ketika Go Ahead Eagles menghancurkan NAC Breda 6-0 pada 15 Maret lalu.
Namun belakangan pihak NAC menuding Dean James diduga tidak memenuhi syarat administrasi untuk tampil karena persoalan kewarganegaraan dan izin kerja.
KNVB sebelumnya mengakui bahwa Dean James memang tidak layak bermain sejak Maret 2025.
Namun federasi memilih tidak menghukum Go Ahead maupun sang pemain dengan alasan seluruh pihak tidak mengetahui persoalan tersebut.
Keputusan itu tak diterima NAC Breda. Dilansir dari NU, Klub yang kini terancam degradasi tersebut membawa perkara ke pengadilan dan meminta pertandingan diulang demi memperoleh peluang tambahan meraih poin.
Jika gugatan NAC dikabulkan, dampaknya bisa sangat besar bagi kompetisi Liga Belanda musim ini.
Sejumlah klub lain dikabarkan ikut memantau hasil sidang karena terdapat dugaan lebih dari 100 pertandingan musim ini melibatkan pemain yang sempat tidak memenuhi syarat bermain.
Baca Juga: Paspoortgate Memanas, Hasil Sidang Banding NAC Breda Soal Kasus Dean James Diumumkan Pekan Depan
Kasus ini juga menyeret nama pemain lain seperti Tjaronn Chery dari NEC Nijmegen dan kiper Etienne Vaessen dari FC Groningen, yang disebut pernah berada dalam situasi serupa sebelum status mereka diperbaiki.
Putusan pengadilan atas gugatan NAC diperkirakan akan menjadi penentu apakah musim Eredivisie 2025/2026 akan tetap berjalan normal atau justru berubah menjadi kekacauan karena status Dean James.
Berita Terkait
-
Paspoortgate Memanas, Hasil Sidang Banding NAC Breda Soal Kasus Dean James Diumumkan Pekan Depan
-
Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga
-
3 Syarat Nathan Tjoe-A-On ke Eredivisie, Willem II Harus Lewati 3 Rintangan
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Maarten Paes Disebut Sebagai Penyelamat Kemenangan Ajax Amsterdam Lawan NAC Breda
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat