Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman, menilai bahwa striker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto adalah ancaman terbesar yang dimiliki skuat berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu.
Persebaya Surabaya bakal menjamu PSIS Semarang pada laga pekan ketiga Liga 1 2019 di Stadion Geloran Bung Tomo, Kamis (30/5/2019) malam WIB.
Djanur panggilan akrabnya, menyatakan PSIS bertandang ke markas Bajul Ijo dalam kondisi yang cukup percaya diri. Hal itu dinilai setelah PSIS berhasil membuat serangan balik kala menjamu Persija pada Minggu (26/5/2019) lalu yang berakhir 2-1.
Sempat tertinggal 1-0, PSIS bangkit berkat gol Hari Nur Yulianto pada gol pertama. Tak berselang lama, gol kedua tercipta kembali.
"Saya pikir dia pemain fantastis. Dia cukup tajam dan punya naluri. Saya menilai dia adalah ancaman terbesar yang dimiliki PSIS," kata Djanur dikutip dari laman resmi klub, Selasa (28/5/2019).
Tentu, Hari Nur bakal mendapat pengawalan, namun Djanur menegaskan tak akan memberi perhatian khusus. Sebab, jika hal itu dilakukan, bakal membuka celah pemain PSIS lainnya mencetak gol.
Di lain sisi, Persebaya belum mengoleksi poin kemenangan. Pertandingan terkahir melawan Kalteng Putra, Irfan Jaya dan kawan-kawan terpaksa berbagi poin 1-1.
Hingga pekan ketiga Liga 1 2019 bergulir, Bajul ijo hanya mengoleksi 1 poin. Pada peringkat klasemen sementara, Persebaya Surabaya berada tipis dari zona degradasi, yakni peringkat 15.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas