Suara.com - Djajang Nurjaman sudah mulai bekerja melatih tim barunya, Persebaya Surabaya. Pelatih yang akrab disapa Djanur ini pun mengungkapkan alasannya dirinya menerima tawaran menangani tim kebanggaan Bonek ini.
Persebaya menunjuk Djanur untuk melanjutkan kepemimpinan tim di sisa kompetisi Liga 1 2018. Mantan pelatih Persib Bandung ini sudah mulai memimpin latihan pada Rabu (6/9/2018) kemarin.
Djanur pun mengungkapkan alasannya menerima tawaran melatih Persebaya menggantikan Angel Alfredo Vera. Ada tiga hal yang membuat Djanur memantapkan pilihannya berlabuh di Bajul Ijo.
Alasan pertama Djanur karena tim ini memiliki histori yang cukup panjang dan melegenda di pentas sepak bola Tanah Air. Dibuktikan dengan sederet prestasi yang telah diraih klub kebanggaan Bonek ini.
"Itu yang membuat saya hadir di sini, sebab tim ini adalah salah satu tim legendaris di Indonesia," ungkap Djajang Nurjaman, Kamis (6/9/2018).
Alasan kedua Djanur berlabuh ke Surabaya karena ada coach Bejo sugiantoro di tim. Hal itu membuat dirinya yakin bisa berduet dengan salah satu legenda Persebaya untuk mengangkat prestasi Bajol Ijo.
"Saya yakin bisa bekerjasama, karena beliau tahu segalanya tentang Persebaya, Bejo legenda juga di Persebaya," ujarnya.
Sementara alasan yang ketiga adalah Djanur sangat suka dengan gaya permainan Rendi Irwan dkk. Sebab Persebaya memiliki ciri khas yang tak jauh beda dengan klub yang pernah ditangani sebelumnya.
"Saya melihat dari tim Persebaya sendiri, saya sering memperhatikan, saya mengikuti kiprahnya Persebaya semenjak sama-sama di Liga 2 dengan PSMS dulu. Saya sangat suka dengan cara bermainnya Persebaya," kata Djajang Nurjaman.
Di sisi lain, banyaknya pemain muda di Persebaya, semakin meyakinkan Djanur untuk melatih Persebaya. Terlebih pemain muda Bajol Ijo begitu potensial untuk menjadi pesepakbola profesional.
"Di samping itu, Persebaya memiliki materi pemain muda dan cukup potensial dan saya cukup optimis bisa mengangkat Persebaya lebih baik," pungkas Djajang Nurjaman. (Dimas Angga P)
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen