Suara.com - Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick saat membawa timnas Portugal mengalahkan Swiss guna melaju ke final UEFA Nations League. Berikut fakta - fakta menarik setelah Portugal sukses menaklukkan Swiss 3-1.
Pada pertandingan semifinal di Estadio do Dragao, Porto, Kamis (6/6/2019) dinihari WIB, Ronaldo mencetak satu gol bagi Portugal di babak pertama. Dua gol lainnya dicetak oleh CR7 pada babak kedua.
Sedangkan Swiss hanya dapat mampu membalas satu gol Ricardo Rodriguez dari titik penalti. Kemenangan 3-1 tersebut membuat Portugal melaju ke final ke final UEFA Nations League.
Kini Ronaldo dan kawan kawan akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Belanda dengan Inggris yang akan dimainkan pada Jumat (7/6/2019) dini hari WIB.
Bagi Ronaldo, ini adalah hat-trick ke-53 untuk klub dan juga timnas Portugal. Berikut fakta fakta menarik usai Portugal taklukkan Swiss di semifinal UEFA Nations League yang dihimpun dari Opta.
1. Portugal telah memenangkan lima dari delapan pertandingan terakhir mereka melawan Swiss dengan 1 kali seri dan dua kali kalah, meskipun kebobolan dalam enam pertandingan tersebut.
2. Portugal hanya kalah sekali dari 16 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi (Menang 6 dan Seri 9). Portugal belum pernah kalah sejak terakhir ditekuk Uruguay 1-2 di Piala Dunia 2018.
3. Bagi Cristiano Ronaldo, ini adalah hat-trick ke-53 untuk klub dan timnasnya (tujuh untuk Portugal). Ini juga mengakhiri empat pertandingan tanpa golnya di ajang internasional. Dia sekarang telah mencetak lima gol dalam enam penampilan semifinal sebelumnya untuk Portugal (termasuk di Piala Dunia, Euro, Piala Konfederasi, dan Nations League).
4. Dua dari lima gol terakhir Ronaldo untuk Portugal dicetak dari tendangan bebas langsung; hanya dua dari 52 gol sebelumnya sebelum ini yang dicetak dengan cara yang sama.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Hat-trick, Pelatih Timnas Portugal: Dia Jenius!
5. Lima dari enam gol terakhir Ricardo Rodriguez untuk Swiss dibuat dari titik penalti, termasuk masing-masing dari tiga gol terakhirnya.
Berita Terkait
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Bedah Taktik: Mengapa Swiss vs Kanada Bakal Jadi Laga Paling Terbuka di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey