Suara.com - Uruguay harus puas hanya meraih satu poin setelah bermain imbang 2-2 dengan Jepang di matchday kedua grup C Copa America 2019. Gol Jose Gimenez menyelamatkan Uruguay dari kekalahan dalam laga tersebut.
Pada laga di Gremio Arena Stadium, Porto Alegre, Brasil, Jumat (21/6/2019) pagi WIB, Jepang sempat memimpin lewat dua gol Koji Miyoshi. Namun Uruguay mampu menyamakan kedudukan lewat gol Luis Suarez dari titik penalti dan Jose Gimenez.
Dengan hasil tersebut, Uruguay masih memimpin klasemen grup C dengan mengumpulkan 4 poin dari dua pertandingan. Sementara Jepang sebagai tim undangan turnamen ini, berada di posisi ketiga dengan satu poin dari dua laga.
Pada laga terakhir grup C, Uruguay akan melakoni laga penentu menghadapi tim kuat Chile pada Selasa (25/6/2019) pagi WIB. Sedangkan Jepang akan menghadapi Ekuador.
Jalannya Pertandingan
Uruguay langsung menekan di menit pertama lewat sepakan kaki kanan Luis Suárez yang masih berada tipis di atas gawang Jepang. Dua menit berselang ganti Jepang mengancam lewat Shinji Okazaki namun tendangannya melenceng dari sasaran.
Sementara Uruguay mencoba mendominasi namun usaha José Giménez dan Rodrigo Bentancur masih dapat diblok. Jepang memberikan perlawanan namun sundulan Shinji Okazaki masih berada di samping kiri gawang di menit ke-10.
Lagi usaha Jepang lewat sundulan Daiki Sugioka juga masih melenceng di samping gawang. Sementara ancaman Luis Suárez dengan tandukkan kepalanya menyambut crossing Edinson Cavani dapat diamankan kiper Eiji Kawashima di menit ke-13.
Setelah itu, Jepang balik menekan pertahanan Uruguay. Sepakan Koji Miyoshi dari luar kotak penalti masih melebar, sedangkan sundulan Naomichi Ueda di menit ke-21 bisa diamankan kiper Fernando Muslera.
Pada menit ke-25, Jepang akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 atas Uruguay. Gol tersebut diciptakan oleh Koji Miyoshi hasil sepakan kaki kanannya dari sudut sempit setelah memanfaatkan umpan terukur Gaku Shibasaki.
Baca Juga: Punya Rekor Apik, Jepang Bisa Jadi Sandungan Uruguay di Copa America 2019
Empat menit berselang, Cavani dilanggar oleh Naomichi Ueda di kotak penalti Jepang. Sebelum memberikan hadiah penalti kepada Uruguay, wasit Andres Rojas lebih dulu melihat VAR guna memastikan kejadian itu.
Luis Suarez yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik menaklukkan kiper Eiji Kawashima dan memastikan kedudukan menjadi imbang 1-1 di menit ke-32.
Uruguay mencoba membalas namun sepaka kaki kiri Cavani masih membentur mistar gawang Jepang di menit ke-36. Tiga menit kemudian, usaha José Giménez lewat sepakan kaki kirinya masih dapat diamankan Eiji Kawashima.
Di sisa pertandingan, Uruguay masih membuka peluang lewat ancaman Suarez dan juga Cavani. Namun hingga turun minum skor kedua tim masih tetap imbang 1-1.
Pada babak kedua, Uruguay masih melanjutkan tekanannya lewat duet Suarez dan Cavani. Meski demikian, Jepang mampu memimpin 2-1 di menit ke-59 lewat tembakan kaki kiri Koji Miyoshi.
Uruguay pun menambah intensitas serangannya. Usaha Luis Suarez lewat sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih dapat digagalkan oleh kiper Eiji Kawashima di menit ke-62.
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Tayang 2 Juli, TOHO Gandeng Netflix Garap Versi Baru The Human Vapor
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace