News / Internasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:19 WIB
Gempa bumi di Jepang (NHK)
Baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto mengakibatkan 38 orang meninggal dunia.

  • Pemerintah mencatat 6.899 warga masih mengungsi di 130 lokasi penampungan.

  • Krisis air bersih masih melanda lebih dari 43 ribu rumah tangga pascagempa.

Suara.com - Sebanyak 38 jiwa menghembuskan napas terakhir dan 6.899 warga terpaksa bermalam di pusat penampungan akibat gempa dahsyat yang mengguncang Kumamoto. Krisis pasokan air bersih kini menjadi ancaman nyata bagi puluhan ribu keluarga yang bertahan di tengah puing bangunan.

Markas besar penanggulangan bencana setempat mencatat jumlah korban jiwa tersebut bertahan sejak hari Minggu. Petugas mengonfirmasi angka kematian ini sudah mencakup satu warga yang terindikasi meninggal akibat komplikasi pascabencana.

Data resmi hingga Kamis pukul 07.30 waktu setempat menunjukkan para pengungsi kini tersebar di 130 titik penampungan darurat. Angka ini mencerminkan tingginya ketergantungan warga pada bantuan logistik pemerintah daerah.

Gempa bumi di Jepang (NHK)

Kehancuran fisik meluas hingga merusak 15.318 unit hunian warga di berbagai sudut wilayah. Sebanyak 699 bangunan di antaranya roboh total dan tak lagi bisa dihuni.

Penderitaan warga kian berat karena pemulihan fasilitas dasar yang berjalan lambat di area terdampak. Hingga Rabu pukul 14.00 waktu setempat, sekitar 43.710 rumah tangga masih terputus dari akses air bersih.

Pejabat Pemerintah Prefektur Kumamoto memaparkan kondisi terkini perihal data korban dan kerusakan akibat bencana ini.

"Pemerintah Prefektur Kumamoto mengonfirmasi 38 kematian akibat gempa bumi kuat pada 28 Juli, dengan sekitar 6.900 orang menginap di tempat pengungsian," tulis NHK, Kamis (6/8/2026).

Guncangan bermagnitudo 7,1 yang menghantam Kumamoto pada 28 Juli lalu memicu kerusakan infrastruktur masif di seluruh daerah. Pemerintah daerah sampai saat ini masih terus memobilisasi bantuan dan memprioritaskan pemulihan jalur distribusi air ke pemukiman.

Baca Juga: Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia

Load More