Suara.com - Bek Persija Jakarta, Steven Paulle memahami keinginan Jakmania --sebutan suporter Persija-- agar tim kesayangannya bisa memenangi pertandingan. Namun, ia ingin agar Jakmania mengerti keadaan yang sedang dijalani oleh tim.
Sama halnya dengan Jakmania, Paulle menyebutkan bahwa ia dan rekan-rekan lainnya juga ingin hasil kemenangan. Namun, kondisi tidak adanya laga home dalam tiga pertandingan terakhir jadi salah satu penyebabnya.
Paulle menjelaskan hal tersebut sejatinya bukanlah alasan. Ia akan berjuang memenangi pertandingan di laga selanjutnya kontra Persela Lamongan, Sabtu (22/6/2019).
"Ya, saya mengerti, kita semua pasti ingin menang. Begitu juga The Jak sebagai suporter. Tapi saat ini Persija bermain semuanya tandang termasuk melawan Persela. Tidak mudah dan kita tahu di Indonesia sangat sulit jika bermain tandang," kata Steven Paulle.
"Kita sebagai pemain harus mengerti tekanan The Jak. Jadi tidak ada yang harus dipikirkan kecuali fokus dan menang, selain tentunya kita harus bekerja keras," ujar Steven Paulle.
Pemain asal Prancis itu menyebutkan sudah lakukan persiapan yang matang jelang bentrok kedua tim. Apalagi, adanya pelatih baru tentu menambah suntikan motivasi.
Paulle menyadari mengalahkan Persela di kandang tidak akan mudah. Meski begitu, ia akan berusaha membahagiakan Jakmania.
"Saya berharap bisa mengubah hasil buruk. Kami punya persiapan. Ya, kami tahu statistik (hasil kurang baik bertemu Persela) bisa berubah. Mudah-mudahan bisa menang," pungkasnya.
Baca Juga: Persija Tercecer di Papan Bawah, Ismed: Terlalu Dini Bicara Degradasi
Berita Terkait
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Malaysia di Kandang Sendiri, Kurniawan Pasang Badan
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Taktik 'Gila' Eks Klub Calvin Verdonk Bikin Eropa Terpukau: Total Football Modern yang Kejam!
-
Bocoran FIFA Matchday Juni 2026: Erick Thohir Ungkap 3 Calon Lawan Timnas Indonesia
-
Tak Hanya Jago Olah Bola, 2 Pemain Timnas Indonesia Kini Resmi Sarjana!
-
Denmark, Polandia, hingga Nigeria, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA matchday Juni?
-
Jelang HUT ke-96 PSSI, Target Piala Dunia 2030 Kian Digaungkan
-
Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?
-
Siapa David Nascimento? Head of PSSI Academy yang Pernah Jadi Asisten Louis van Gaal
-
Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy