Bola / Bola Dunia
Senin, 08 Juni 2026 | 15:02 WIB
Inggris cuma menang 1-0 atas Selandia Baru. (Instagram/@england)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Britania Raya merancang rencana parade kemenangan Piala Dunia 2026 senilai 500 ribu poundsterling bagi timnas Inggris.
  • Pelatih Thomas Tuchel berupaya mengakhiri puasa gelar dunia selama enam dekade bersama skuad Inggris di ajang tersebut.
  • Persiapan parade dilakukan sejak dini guna mengantisipasi lonjakan massa serta mendorong dampak positif bagi sektor ekonomi nasional.

Suara.com - Keyakinan membumbung tinggi menyelimuti publik sepak bola Britania Raya menjelang Piala Dunia 2026 dimulai.

Antusiasme luar biasa tersebut tidak hanya dirasakan di dalam internal tim, melainkan juga telah mendorong Pemerintah Britania Raya untuk mengambil langkah antisipatif yang sangat berani.

Mereka dilaporkan telah menyusun rencana matang untuk menggelar parade kemenangan besar-besaran senilai 500 ribu poundsterling atau sekitar Rp12,1 miliar apabila Harry Kane dan kawan-kawan sukses membawa pulang trofi juara dunia ke tanah Inggris.

Merujuk laporan yang dilansir oleh media ternama Inggris, The Sun Kementerian Kebudayaan, Media, dan Olahraga BritaniaRaya (DCMS) secara serius mulai merancang skenario perayaan jalanan tersebut demi mengantisipasi kesuksesan bersejarah di musim panas kali ini.

Di bawah komando manajer anyar asal Jerman, Thomas Tuchel skuad Tiga Singa mengemban misi besar untuk mengakhiri puasa gelar dunia yang telah membentang selama enam dekade lamanya.

Jika berhasil melangkah ke podium juara, Tuchel akan menahbiskan dirinya sebagai pelatih pertama yang membawa Inggris merengkuh trofi Piala Dunia sejak kesuksesan legendaris di tahun 1966 silam.

Langkah awal menuju turnamen dijalani Inggris dengan status unggulan utama setelah tergabung di Grup H bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.

Insiden penembakan massal terjadi hanya beberapa menit dari markas timnas Inggris di Kansas City, Amerika Serikat. [Istimewa]

Nah, demi mengelola kerumunan massa yang diperkirakan akan mencapai jutaan orang di jalanan kota London, sejumlah pejabat di Whitehall dikabarkan telah melakukan koordinasi dan konsultasi informal secara intensif dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Konsep parade perayaan raksasa ini diyakini akan mengadopsi model kesuksesan parade serupa yang pernah diselenggarakan untuk merayakan gelar juara Timnas Putri Inggris pasca-merajai ajang Euro 2025 lalu.

Baca Juga: Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Meskipun rencana ini dinilai terlalu dini dan sangat ambisius, mengingat Inggris bahkan belum pernah lagi menembus partai final Piala Dunia sejak tahun 1966, pemerintah tetap memilih bersiap sejak dini dengan mengucurkan dana awal ribuan poundsterling untuk proses perencanaan regulasi.

Alokasi dana sebesar 500 ribu pounds tersebut dinilai sangat sepadan dengan dampak domino positif yang akan dihasilkan, baik dari aspek pendongkrak moral masyarakat maupun perputaran roda ekonomi dari sektor industri pariwisata.

Kendati demikian, terdapat kendala logistik perjalanan udara yang harus disiasati, karena seluruh pemain diwajibkan terbang kembali dari Amerika Serikat ke London yang memakan waktu sekitar tujuh jam perjalanan udara dari New York.

Hal ini membuat parade kemungkinan besar baru akan diselenggarakan pada pertengahan pekan berikutnya setelah laga final usai digelar.

Adapun Timnas Inggris sedang berfokus untuk Piala Dunia 2026. Dalam persiapannya, mereka menggelar laga uji coba.

Hasilnya Inggris menang tipis dari Selandia Baru dengan skor 1-0. Selanjutnya, The Three Lions akan menghadapi Kosta Rika, Kamis (11/6/2026).

Load More