Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku sangat nyaman berada di Inggris. Dia tak berencana kembali ke Spanyol atau Jerman.
Guardiola berhasil memimpin The Citizen meraih treble winner pada musim 2018/2019 lalu. Ketiga trofi tersebut adalah juara Liga Primer Inggris, Piala FA dan Piala Liga.
Keberhasilan tersebut menarik manajemen Barcelona untuk membawa pulang juru taktik 46 tahun ke Camp Nou, seperti yang diberitakan sportskeeda.
Kendati demikian, eks pelatih Bayern Munich itu menegaskan untuk berkomitmen menukangi lagi juara Liga Primer Inggris 2018/2019.
"Bekerja di Spanyol memang lebih mengena karena emosinya begitu kuat dan konferensi Pers lebih keras. Namun saya memiliki segalanya di sini (Manchester City)," jelas Pep.
"Saya memperpanjang kontrak karena kami memiliki pemain muda, saya memiliki semua yang saya inginkan untuk melakukan pekerjaan saya. Saya tidak akan kembali ke Barcelona atau Jerman. Dimana saya menemukan fasilitas yang sangat bagus di liga yang begitu indah seperti Liga Primer Inggris?," tukasnya.
Sebelumnya pelatih berkepala plontos itu sempat menyatakan cepat atau lambat bakal kembali ke Barcelona.
Namun menurut surat kabar Catalan Ara, Pep yakin melihat masa depan jangka panjangnya di Etihad. Selain itu tanpa sesosok Aitor 'Txiki' Begiristain Mujika, direktur olehraga Manchester City, Pep bukan apa-apa tanpa kehadirannya.
"Dia merupakan orang paling penting dalam karier saya, dia memercayai saya ketika saya bukan siapa-siapa," tegas Pep.
Baca Juga: Guardiola Bidik Isco untuk Gantikan David Silva di Manchester City
Dengan demikian, media setempat juga menyebut, bahwa Pep bakal bertahan hingga 2021 mendatang di tanah Britania.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey