Suara.com - Kapten Liverpool Jordan Henderson memilih untuk mengabadikan momen kebahagiaannya saat menjuarai Liga Champions dengan mentato trofi Si Kuping Besar pada tubuhnya.
Henderson mengangkat trofi Liga Champions di Madrid setelah kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada 1 Juni 2019 dan memenangkan trofi pertama sebagai kapten Liverpool, setahun usai kegagalan The Reds di final kontra Real Madrid di Kiev di musim 2017/18.
Kemenangan itu terasa lebih manis bagi Henderson, yang hampir meninggalkan klub Merseyside untuk Fulham hanya setahun setelah bergabung ke Liverpool dari Sunderland pada 2011. Posisinya di Liverpool juga sering terancam baik dalam skuat Jurgen Klopp dan perannya sebagai kapten klub.
Henderson sekarang sedang menjalani liburan musim panas dan ia menyempatkan diri mendatangi seniman tato ternama Tommy Montoya, yang terkenal dalam acara realitas Amerika 'NY Ink' untuk mengabadikan trofi Liga Champions di paha kirinya.
Montoya mengunggah foto dirinya dengan Henderson, yang terlihat mengenakan perban di paha kirinya dan tato trofi Liga Champions dengan tanggal 01/06/19 di bawahnya.
"Selamat kepada para juara @liverpoolfc @jhenderson meski berada di puncak ia tetap rendah hati. #truechampion," tulis Montoya di akun Instagram-nya.
Henderson sendiri telah mengungkapkan kebanggaannya saat mengangkat trofi tersebut di buku terbaru tentang kesuksesan Liverpool tersebut.
"Memenangkan Liga Champions melawan Spurs adalah cara yang tepat untuk mengakhiri musim yang menggembirakan, emosional dan sangat sukses untuk Liverpool Football Club," katanya dalam The Official Story of Liverpool's 2018-19 Season yang dilansir media Inggris Mirror pada Minggu (30/6/2019).
"Merupakan kehormatan besar dan keistimewaan untuk menjadi kapten klub hebat ini. Mengangkat trofi di Madrid bersama rekan setim saya untuk membawa trofi Liga Champions kembali ke Anfield untuk keenam kalinya adalah salah satu momen terbesar dalam hidup saya serta karier saya," tutupnya seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Sebelum Gabung Liverpool, Sadio Mane Hampir Berseragam Manchester United
Berita Terkait
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Liverpool Berhasil Tikung Newcastle dalam Perburuan Victor Munoz
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026