Suara.com - Di Malang, Jawa Timur, ada dua tim yang menggunakan nama Arema di kompetisi resmi PSSI. Klub itu adalah Arema FC yang berlaga di Liga 1 dan Arema Indonesia di Liga 3 2019.
Namun, tidak cukup dua, Malang akan ketambahkan satu Arema lagi di persepak bolaan Indonesia. Sebab, Malang United yang merupakan kontestan Liga 3 berencana berganti nama menjadi Arema United atau Arema Malang United.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh manajer Malang United, Rendra Fungky, di Instagram resmi klub, @fcmalangunited. Ia beralasan jika pihaknya juga berhak menggunakan nama Arema, setelah duelisme antara Arema FC dan Arema Indonesia tidak kunjung selesai.
"Melihat konflik dualisme berkepanjangan dan tak kunjung usai antara Arema Liga 1 dengan Liga 3, kami rasa semua klub berhak mengunakan nama Arema," ujar Rendra.
"Jadi wacana ke depan kami mengubah nama klub menjadi Arema United atau Arema Malang United sebelum kompetisi Liga 3 PSSI Jatim 2019 bergulir," ujarnya lagi.
Rencana Malang United tidak sekadar angan. Rendra Fungky juga akan segera bekerja sama dengan PSSI Asprov Jawa Timur (Jatim) untuk mengurus legalitas nama.
"Kami akan konsultasikan secepatnya perihal penggantian nama ini kepada Ketua Asprov PSSI Jatim agar disahkan dan dilegalkan sesuai statuta PSSI," imbuhnya.
Liga 3 2019 Zona Jatim rencananya akan kick-off pada 27 Juli 2019 dan hanya diikuti 40 klub. Laga pembuka mempertemukan tuan rumah PSM Kota Madiun melawan Persibo Bojonegoro,di Stadion Wilis, Kota Madiun.
Malang United tergabung di Grup C bersama Persikota Batu, Arek Suroboyo, GEN-B Mojokerto, dan Persedikab Kediri. Sementara itu, Arema Indonesia berada di grup F bersama Persekam Metro FC, Blitar Poetra, PSID Jombang, dan Madiun Putra.
Baca Juga: Jadwal Laga Kandang Kontra Persib Berubah, Arema FC Layangkan Surat Protes
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
-
Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain