Suara.com - Ismed Sofyan berkontribusi besar atas lolosnya Persija Jakarta ke partai final Piala Indonesia. Hal ini dikarenakan Ismed mencetak gol pada pertandingan leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (6/7/2019).
Ya, Ismed mencetak gol indah pada menit 33 lewat tendangan bebasnya. Namun, Borneo FC mampu menyamakan kedudukan pada menit 58 setelah Eks Persija, Renan Silva, mencatatkan namanya di papan skor.
Gol-gol tersebut membuat pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun, Persija berhak lolos setelah menang agregat 3-2, lantaran pada leg pertama mereka mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1.
Ismed mengakui mengalahkan Borneo FC bukanlah pertandingan yang mudah. Oleh sebab itu, pemain bernomor punggung 14 tersebut mengaku bersyukur Persija bisa melaju ke partai puncak.
"Yang pertama saya mau mengucapkan Alhamdulillah kita bisa lolos ke final, ini pertandingan tidak mudah buat kami. Karena kami bermain di kandang lawan, mereka (Borneo) punya motivasi, punya semangat tinggi, tetapi kita membawa satu bekal ke sini karenakemarin bisa menang di kandang 2-1," kata Ismed Sofyan dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Gol pertama itu sangat penting, karena memang kami menjaga pertandingan sore hari ini. Alhamdulillah kami bisa bermain begitu kompak, solid, dan ini semua berkat kerja dari tim, ini semua berkat kerja dari manajemen. Saya pikir keberhasilan kami masuk di final buah hasil kerja keras kami selama ini," jelasnya.
Di final nanti, Pasukan Ibu Kota akan berhadapan dengan pemenang dari laga semifinal lainnya antara PSM Makassar vs Madura United. Laga final akan berlangsung dengan format kandang dan tandang pada 21 serta 28 Juli 2019.
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya