Suara.com - Kabar bagus untuk Timnas Brasil jelang melakoni laga final Copa America 2019, yang dihelat di negeri sendiri, kontra Peru pada Senin (8/7/2019) dini hari WIB.
Brasil vs Peru akan dihelat dini hari nanti pukul 03.00 WIB di Estadio Maracana, Rio de Janeiro.
Kabar baiknya adalah Marquinhos berada dalam kondisi siap tempur dan bisa memperkuat Brasil melawan Peru. Ya, kondisi centre-back andalan Seleccao --julukan Timnas Brasil-- itu telah fit setelah sempat terkena diare baru-baru ini.
Seperti diketahui, bek berusia 25 tahun itu sempat terserang virus saat bermain di laga semifinal kontra Argentina pada tengah pekan ini.
Marquinhos bahkan ditarik keluar di awal babak kedua untuk digantikan oleh Joao Miranda setelah mengeluh pusing dan merasa ingin muntah.
Meski demikian, penggawa Paris Saint-Germain itu mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik saat ini dan siap untuk tampil sejak menit awal pada laga final nanti.
"Kesehatan itu penting, terutama untuk pemain yang menggunakan tubuhnya untuk bekerja. Saya terjangkit virus, saya menghabiskan hari pertandingan (melawan Argentina) di hotel. Saya diare dan juga muntah-muntah," buka Marquinhos seperti dimuat GOAL Intl.
"Dengan perasaan seperti memaksakan diri untuk tampil lawan Argentina, kondisi saya justru memburuk. Saya pun akhirnya harus keluar. Saya terserang demam. Saya pergi ke klinik di stadion, saya berobat, dan yang terpenting sekarang saya sudah jauh lebih baik," bebernya.
Di Copa America 2019, Brasil sendiri sempat mencukur habis Peru dengan skor 5-0 di laga matchday pamungkas Grup A.
Baca Juga: Jadwal Brasil vs Peru di Final Copa America 2019
Meski demikian, Marquinhos enggan meremehkan Peru di laga final dini hari nanti. Ia yakin situasinya akan sama sekali berbeda di partai puncak.
"Saya pikir hal-hal di sepakbola itu berlalu dengan cepat. Kami menghadapi Peru di satu situasi, namun di final nanti adalah hari lain, akan benar-benar berbeda. Kami harus paham bahwa kami punya tugas berat, final itu akan sangat berbeda," celotehnya.
"Ini akan jadi laga yang sangat sulit, yang terakhir. Anda harus tahu bagaimana cara untuk mengeluarkan kemampuan terbaik," pungkas Marquinhos.
Berita Terkait
-
Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang
-
Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar