Suara.com - Fullback veteran Persija Jakarta, Ismed Sofyan, angkat bicara soal kartu merah yang didapat rekan setimnya, Novri Setiawan pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 kontra Persib Bandung, Rabu (10/7/2019).
Laga Old Indonesia Derby antara Persija Jakarta vs Persib Bandung dihelat kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sempat unggul pada menit 75 via Marko Simic, Persija kemudian harus bermain dengan 10 pemain lantaran Novri diusir wasit pada menit 78.
Kesalahan yang dilakukan Novri sendiri bisa dikategorikan 'tidak penting', namun praktis sangat merugikan bagi Persija.
Kejadian bermula saat penyerang sayap berusia 25 tahun itu berduel dengan striker Persib, Ezechiel N'Douasel. Tak senang kalah body balance dengan Ezechiel, Novri secara tak diduga menandang bola secara keras dengan sengaja ke arah penyerang asal Chad tersebut.
Tak ayal, wasit yang melihat secara jelas tindakan tercela Novri itu pun langsung mengeluarkan kartu merah. Persija yang unggul 1-0 pun harus membayar mahal pasca kartu merah Novri.
Bermain dengan 10 pemain, gol Artur Gevorkyan untuk Persib di menit-menit akhir pertandingan membuyarkan kemenangan Persija yang sudah di depan mata.
Terkait hal ini, Ismed pun mencoba memberi pembelaannya pada sang rekan setim. Menurut Ismed, Novri hanya emosi sesaat.
Ismed bahkan berani menjamin jika Novri tidak akan melakukan perbuatan itu lagi, dan sudah meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya.
Baca Juga: Persija vs Persib Berjalan Lancar di SUGBK, Ismed: Jakmania Semakin Dewasa
"Ini mungkin spontanitas ya, karena emosional yang spontan saja jadi tidak bisa dikontrol. Dia (Novri) hanya emosi sesaat," ujar Ismed.
"Tapi dia juga di ruang ganti sudah minta maaf kepada seluruh pemain dan staf pelatih. Semoga ini menjadi pembelajaran ke depannya untuk lebih dewasa," jelas pemain berusia 39 tahun itu.
"Ya, dalam sepakbola semua bisa terjadi. Pemain sekelas (Zinedine) Zidane juga bisa tidak terkontrol emosinya. Jadi di sepakbola, menurut saya hal wajar. Tapi memang ke depannya Novri harus lebih dewasa," celoteh Ismed.
Hasil imbang 1-1 kontra Persib membuat Persija saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan enam poin dari enam laga.
Sementara itu, Maung Bandung --julukan Persib-- berada satu tingkat di atas Persija dengan poin tujuh dari tujuh pertandingan.
Berita Terkait
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League