Suara.com - CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus mengaku masih terus memantau perkembangan pelatih kepala, Julio Banuelos dalam menangani timnya. Ferry menganggap juru taktik asal Spanyol tersebut masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Julio Banuelos hadir ke Persija untuk menggantikan Ivan Kolev yang mengundurkan diri pada awal Juni 2019 lalu. Banuelos sudah melakoni lima pertandingan bersama Persija di semua kompetisi.
Namun dari lima laga tersebut, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 tersebut baru bisa memberikan dua kemenangan bagi Persija. Sementara sisanya hanya mendapat hasil imbang.
Bersama Banuelos, Tim Macan Kemayoran --julukan Persija-- sendiri praktis bisa dibilang minim gol.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan bisa mencetak lebih dari satu gol saat melawan Borneo FC di leg pertama semifinal Piala Indonesia belum lama ini.
Namun, sisanya Persija hanya bisa membuat satu gol di tiap pertandingan, serta gagal mencetak gol di satu laga.
Rinciannya lawan Persela Lamongan (seri 0-0), PSS Sleman (menang 1-0), Persib Bandung (1-1) di Liga 1 2019, serta Borneo FC (1-1) pada leg kedua semifinal Piala Indonesia.
"Tak bisa seperti orang makan cabai. Hari ini makan, besok harus menang dan juara. Yang pasti kami masih melihat perkembangan, dari laga ke laga. Saya pikir ini selalu mengalami perkembangan bagus," kata Ferry Paulus mengomentari kinerja Banuelos.
"Kemudian pelatih punya filosofi. Mengubah kebiasaan dari pelatih sebelumnya. Tentunya Julio Banuelos masih perlu adaptasi. Suporter harus bersabar. Tentu perlu beberapa pemain yang bisa menjadi andalan, yang bisa ia percayai penuh," celotehnya.
Baca Juga: Persija Tetap Ingin Pakai SUGBK di Final Piala Indonesia
Banuelos sendiri sering mencoba beberapa pemain, yang pada era Ivan Kolev jarang mendapatkan kesempatan. Selain itu, ia juga sering bereksperimen mengubah posisi pemain dari posisi aslinya.
"Kalau yang lalu, Yogi Rahadian tidak pernah main. Jangankan main, dibawa saja tidak. Tapi dia (Banuelos) melihat potensi. Kalau melihat terakhir-terakhir, buktinya Yogi cukup bagus. Cukup lumayan berperan, berani shooting dan penetrasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bepe Tegaskan Rekrutan Baru Persija Jakarta Bukan untuk Singkirkan Pemain Lama
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Hitung-hitungan Persija Jakarta Juara Super League, Bepe Tegaskan Masih Ada Peluang
-
Persija Mulai Rancang Skuad Musim Depan, Bepe Bocorkan Nasib Para Pemain
-
Sebutan Anak Papah Melekat pada Persija, Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas Buka Suara
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!
-
Persiapan FIFA Series 2026, Jay Idzes dan Kawan-kawan Kumpul Habis Lebaran
-
Jersey Baru Timnas Indonesia Bikin John Herdman Iri pada Para Pemain
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia