-
Erick Thohir mendukung penuh keputusan Persija Jakarta menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru.
-
Kehadiran pelatih berkualitas dunia diyakini mempercepat target Liga 1 menembus peringkat 10 besar Asia.
-
Shin Tae-yong kembali ke Indonesia setelah sempat berkarier di struktur KFA dan klub Korea Selatan.
Suara.com - Keputusan mengejutkan Persija Jakarta mengamankan jasa Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru menjadi sinyal kuat kebangkitan kompetisi domestik. Langkah strategis ini dinilai menjadi momentum krusial bagi peningkatan daya saing dan nilai jual sepak bola Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memandang positif kembalinya arsitek taktik asal Korea Selatan tersebut ke atmosfer sepak bola tanah air. Kehadiran figur pelatih berkelas dunia diyakini bakal mempercepat realisasi target jangka panjang kompetisi nasional.
"Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara," kata Erick kepada wartawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.
PSSI memproyeksikan kehadiran para pelatih berpengalaman internasional akan menciptakan efek domino yang positif bagi ekosistem sepak bola. Ketatnya persaingan taktik di liga domestik secara otomatis mendongkrak mentalitas dan kemampuan para pemain lokal.
Imbas positif ini diharapkan tidak hanya berhenti pada level klub, melainkan bermuara pada pembentukan tim nasional yang tangguh. Peningkatan mutu liga dipandang sebagai pilar utama yang saling mengikat dalam struktur pembinaan pemain.
"Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional selain ya terus kita pacu, U17 kita, U19 kita, dan juga grassroots kita yang sekarang terus kita dorong," tambah dia.
Manajemen Macan Kemayoran secara resmi memperkenalkan pria berusia 55 tahun itu dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium. Penunjukan ini menandai babak baru karier kepelatihannya pasca-menuntaskan pengabdian panjang di level internasional.
Klub kebanggaan ibu kota ini menjadi pelabuhan keempat bagi sang pelatih setelah berpisah dengan skuad Garuda pada awal tahun lalu. Sebelum kembali ke Indonesia, ia sempat mengisi struktur penting di Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).
Eksperimen kariernya kemudian berlanjut sebagai Direktur Sepak Bola di Seongnam FC selama empat bulan berturut-turut. Terakhir, ia menukas kendali taktis di Ulsan HD dengan mencatatkan dua kemenangan dari total sepuluh pertandingan.
Baca Juga: STY Respons Kabar Persija Siapkan Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain, Jawabannya Mengejutkan
Publik sepak bola nasional tentu tidak asing dengan tangan dingin sang pelatih selama menukangi Timnas Indonesia. Selama periode lima tahun masa baktinya, revolusi besar berhasil ditorehkan pada peringkat serta mentalitas bertarung skuad Garuda.
Meskipun belum menyumbang piala, ia sukses mengantarkan tiga kelompok umur Timnas lolos ke putaran final Piala Asia. Ia juga mengukir sejarah membawa tim senior menembus babak 16 besar turnamen tertinggi di benua kuning tersebut.
Puncak impresif lainnya diraih saat membawa Garuda Muda finis di peringkat keempat Piala Asia U-23. Catatan manis itu disempurnakan dengan keberhasilan melaju ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia sekaligus mendongkrak peringkat FIFA dari posisi 173 ke 129 dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda