-
Manajemen Persija Jakarta memberikan wewenang penuh kepada pelatih Shin Tae-yong untuk menyusun komposisi pemain asing.
-
Tujuh pemain asing musim lalu resmi dilepas, sementara nasib empat pemain tersisa ditentukan pekan depan.
-
Shin Tae-yong akan mengubah kebijakan transfer Persija dengan merekrut pemain asing dari berbagai benua.
Suara.com - Persija Jakarta tampaknya benar-benar menyerahkan kendali pembangunan tim kepada pelatih barunya, Shin Tae-yong. Manajemen Macan Kemayoran memberi keleluasaan penuh kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut untuk menentukan komposisi skuad musim depan, termasuk urusan pemain asing.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Persija menghadapi Super League 2026/2027. Sejumlah perubahan besar sudah mulai dilakukan, salah satunya dengan melepas tujuh pemain asing yang memperkuat tim pada musim lalu.
Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Allano Lima, hingga Emaxwell Souza dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Persija. Sementara Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie juga meninggalkan klub setelah masa peminjaman mereka berakhir.
Meski demikian, Persija masih memiliki empat pemain asing yang statusnya belum diputuskan. Mereka adalah Paulo Ricardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa keputusan mengenai nasib empat pemain tersebut akan ditentukan dalam waktu dekat setelah dirinya melakukan pembicaraan langsung dengan Shin Tae-yong.
Menurutnya, pertemuan penting dengan STY dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk membahas kebutuhan tim secara menyeluruh, mulai dari susunan staf pelatih hingga komposisi pemain yang akan dipertahankan maupun direkrut.
"Minggu depan saya tahu detail dari (rencana) pelatih, maunya apa, pemainnya siapa saja, termasuk asisten pelatih. Harus segera, kalau enggak, nanti diambilin orang (klub lain) pemainnya," kata Prapanca dalam program One on One di TVOne.
Persija saat ini memiliki tujuh slot pemain asing yang kosong. Namun, bukan hanya posisi tersebut yang akan dievaluasi. Shin Tae-yong juga akan menilai apakah empat pemain asing yang masih terikat kontrak sesuai dengan kebutuhan strateginya.
"Tujuh (slot kosong pemain asing) pasti akan diisi dan dia akan melihat lagi yang empat, yang masih ada, apakah sesuai dengan keinginnanya dia atau tidak. Baru minggu depan ada keputusannya," jelasnya.
Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
Prapanca menegaskan bahwa manajemen memberikan kewenangan penuh kepada STY dalam urusan perekrutan pemain asing. Kebijakan tersebut diambil agar sang pelatih dapat membangun tim sesuai filosofi dan kebutuhannya sendiri.
Menurut Prapanca, STY juga sempat menceritakan pengalaman yang dialaminya di klub sebelumnya dan berharap situasi serupa tidak terulang saat menangani Persija.
"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya)," ujar Prapanca.
"Dia menceritakan bagaimana agar di Persija tidak terjadi hal yang sama, maka dia minta A B C D."
Salah satu permintaan utama yang disampaikan eks pelatih Timnas Indonesia tersebut adalah soal rekrutmen pemain asing yang sepenuhnya berdasarkan rekomendasinya.
"Salah satunya pemain asing semua direkrut semuanya besutannya (rekomendasi) dia, bukan kita (manajemen)," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga