Rifad Marasabessy berhasil membuat kedudukan menjadi 3-2 setelah sundulannya tidak mampu diantisipasi oleh Shahar Ginanjar. Hingga babak pertama berakhir, skor 3-2 untuk Tira-Persikabo bertahan.
Di babak kedua, Macan Kemayoran mengubah komposisi pemain. Heri Susanto dan Fitra Ridwan masuk menggantikan Sandi Sute serta Yogi Rahadian.
Sadar masih tertinggal, Simic dan kawan-kawan melakukan serangan di awal babak kedua ini. Namun, Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan mampu bermain baik menjaga pertahanan.
Belum 10 menit pertandingan berjalan di babak kedua, Persija harus kembali mengganti Fitra Ridwan Karena cedera. Fitra keluar digantikan oleh Bambang Pamungkas.
Tira-Persikabo mendapat hadiah penalti pada menit 59, setelah Ciro Alves dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Ciro yang menjadi algojo sukses mengoyak gawang Macan Kemayoran. Persija tertinggal 2-4.
Persija semakin tertinggal pada menit 63. Osas Saha kembali mencatatkan namanya di papan skor, setelah Ciro Alves berhasil melewati lini pertahanan Persija. Tira-Persikabo 5, Persija 2.
Persija berhasil memangkas jarak di menit 70 lewat titik putih. Simic mencetak gol ketiganya pada pertandingan ini. Skor menjadi 5-3 untuk Tira-Persikabo.
Memasuki menit 80, Pasukan Ibu Kota masih terus berusaha mencetak gol. Namun, peluang yang didapatkan Persija bisa dimentahkan oleh bek Tira-Persikabo.
Skor 5-3 untuk Tira-Persikabo bertahan hingga pertandingan selesai.
Baca Juga: Tira-Persikabo Pecundangi Persija di Babak Pertama
Susunan Pemain:
Tira-Persikabo: Angga Saputro (Teguh Amiruddin 90+1); Andy Setyo, Khurshed Beknazarov, Muhammad Anduh Lestaluhu, Rifad Marassabesy (Vava Mario Yagalo 79'); Ciro Alves, Manahati Lestusen, Osas Saha, Parfait Louis, Wawan Febriyanto (Roni Sugeng 82'); Loris Arnaud
Pelatih: Rahmad Darmawan (Indonesia).
Persija Jakarta: Shahar Ginanjar, Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Rezaldi Hehanusa; Tony Sucipto, Sandi Sute (Heri Susanto 46'), Rohit Chand; Yogi Rahadian (Fitra Ridwan 46') (Bambang Pamungkas 53'), Marko Simic, Riko Simanjuntak
Pelatih: Julio Banuelos (Spanyol).
Berita Terkait
-
Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan
-
Witan Sulaeman Buka Suara Usai Disebut Bakal Gabung Garudayaksa FC
-
Rizky Ridho hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI usai Duel Panas
-
Satu Pemain Asing Persija Jakarta Umumkan Cabut
-
Kata-kata Menyentuh Mauricio Souza Usai Tak Diperpanjang Persija
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield