Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memiliki pandangan tersendiri terkait pemain mudanya, Phil Foden. Meski pernah menukangi klub sebesar Barcelona dan bertemu Lionel Messi, ia menyebut bahwa Foden sebagai pemain paling berbakat sepanjang kariernya.
Pep Guardiola telah 13 tahun menjalani karier sebagai pelatih usai memutuskan pensiun pada 2007 silam. Dorados de Sin menjadi klub terakhirnya saat menjadi pemain bola profesional.
Menukangi Barcelona B pada awal Juli 2007, Pep dinilai bakal sukses menukangi klub-klub sepak bola di masa depan. Terbukti, setahun menukangi Barcelona B, pelatih berkepala plontos itu diangkat menjadi juru taktik tim utama Blaugrana.
Menyelesaikan masa bakti di Camp Nou, Pep Guardiola berlabuh Jerman untuk melatih Bayern Munich pada 2013. Setelah lima musim menukangi Die Rotten, ia terbang ke Inggris untuk menjadi juru taktik Manchester City.
Dikutip dari The Sun, meski telah bertemu dengan pemain hebat seperti, Lionel Messi, Andreas Iniesta, dan Thierry Henry di Spanyol serta Arjen Robben dan Franck Ribery di Jerman, ia menilai ada pemain yang lebih hebat. Ia adalah Phil Foden, pemain berusia 19 asli Inggris.
"Dia memiliki segalanya untuk menjadi pemain terbaik. Saya mungkin sering mengatakan saat konferensi pers, Phil Foden adalah pemain yang paling berbakat yang pernah saya temui selama karier saya sebagai pelatih,'' ungkap Pep Guardiola.
"Memang dia tak ditempatkan di starting line-up. Namun seperti yang Anda tahu, dia dapat memainkan setiap menit dengan baik. Tetapi itu tak mudah," tuturnya.
"Dia tahu bahwa saya sepenuhnya di sini untuk membantunya sebanyak mungkin untuk menjadi dirinya sendiri dengan cara bermain sendiri. Saya yakin kami akan mencapai kesuksesan ke depan," pungkas pelatih 48 tahun itu.
Phil Foden cukup membuat terkesima Pep Guardiola musim lalu. Tampil sebanyak 26 kali di seluruh kompetisi, dia membukukan tujuh gol.
Baca Juga: Liverpool Tanpa Sadio Mane Hadapi Manchester City
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar