Suara.com - Striker asing Persela Lamongan asal Brasil, Alex Dos Santos Goncalves mengatakan bahwa dia tidak ingin memikirkan menjadi top skor Liga 1 2019.
Alex mampu melesakkan dua gol dan membukukan 10 gol yang membuat menjadi pencetak gol terbanyak sementara hingga di pekan ke-11 ini. Alex mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-62 dan ke-71 saat menjamu tamunya Borneo FC.
Dua gol Alex tersebut membantu timnya berjuluk Laskar Joko Tingkir hanya mampu bermain imbang dengan tamunya Pesut Etam dengan skor akhir 2-2 di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (29/7/2019) malam.
"Saya tidak ingin memikirkan menjadi top skor, saya di sini untuk membantu teman-teman saya dan mencoba menempatkan Persela di posisi terbaik,"kata Alex Dos Santos Goncalves seperti dilansir Antara, Rabu (31/7/2019) .
Alex menyebut dirinya cukup senang jika mencetak gol, namun membawa tim memperoleh kemenangan itu yang paling penting.
"Itu peristiwa yang membuat bersyukur dalam hidup saya. Sangat bahagia, karena Tuhan selalu memberkati saya. Saya percaya banyak pada Tuhan. Tanpa Dia, saya bukan apa-apa," ujar Alex menggebu.
Ia mengatakan tidak akan menargetkan berapa total gol yang ingin dicetak bersama Persela Lamongan pada Liga 1 2019 ini.
Menurutnya, pertandingan melawan tim asuhan Mario Gomez, Persela bermain sangat baik. Khususnya di babak kedua, tim Pesut Etam bermain sangat menekan di babak pertama dan tim tamu menunggu kesalahan Persela untuk melakukan serangan balik.
"Mereka (Borneo FC) hanya memiliki satu kesempatan, kami memiliki pemain belakang yang baik, namun malam itu kami belum bisa menang," tutur mantan pemain Fluminense itu.
Baca Juga: Hasil Liga 1 2019: Persib Bandung Luluh Lantak di Markas Arema FC
Pada pertandingan itu, Persela Lamongan yang menargetkan kemenangan di laga kandang beberapa kali menguasai lapangan dengan kerja sama dari pemain serta sempat menciptakan peluang namun belum menghasilkan gol.
Pada menit akhir babak kedua, laga sempat terhenti selama 25 menit lebih akibat insiden antara kiper Persela Dwi Kuswanto dengan gelandang Borneo FC Wahyudi Hamisi yang berujung kartu merah untuk keduanya.
Keputusan wasit asal Riau, Wawan Rafiko yang memberikan kartu merah inipun mendapat protes dari kedua tim, hingga wasit memberikan penalti yang diduga merupakan keputusan yang kurang tegas.
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass