Suara.com - Pep Guardiola mengungkap alasan mundur dari perburuan bek Leicester City, Harry Maguire. Ia 'merendah' jika Manchester City tidak mampu menebus biaya transfer sang pemain.
Manchester City adalah salah satu peminat Maguire di bursa trasnfer musim panas 2019. Bek Timnas Inggris itu dibidik untuk mengisi kekosongan lini bertahan The Citizens yang ditinggalkan oleh Vincent Kompany.
Namun, Manchester City akhirnya mundur dari perburuan dan Maguire kini lebih dekat dengan peminat lainnya yang juga rival sekota The Citizens, yakni Manchester United.
Setan Merah dilaporkan merogoh kocek hingga 80 juta poundsterling (Rp 1,38 triliun) untuk memboyong Maguire dari Leicester City. Jumlah itu akan membuat Maguire menjadi bek termahal dunia, mengalahkan rekor milik bek Liverpool, Virgil Van Dijk.
Pep Guardiola sebenarnya kagum dengan kualitas Maguire ketika berebut bola ataupun dalam membangun serangan. Namun, harga yang terlampau tinggi mumbuat The Citizens mundur. Keberhasilan Manchester United dalam memboyong bek 26 tahun itu pun mendapatkan apresiasi dari Guardiola.
"Ya, Maguire luar biasa. Seorang pemain kelas atas. Kami memang tertarik dengan dia, tetapi tak mampu membeli dan Man United mampu. Selamat kepada Manchester United atas perekrutan Maguire," ujar Guardiola, dikutip dari Sky Sports.
"Ia kuat di udara, bagus dalam menguasai bola, dan mampu membangun serangan. Maguire juga bisa menggulirkan bola dengan sangat cepat," imbuh nakhoda 48 tahun itu.
Manchester City sebenarnya dikenal loyal dalam membeli pemain di bursa transfer karena berani menggelontorkan dana besar untuk membeli pemain. Contohnya di bursa transfer 2019, The Citizens membeli gelandang muda dari Atletico Madrid, Rodri Hernandez, dengan harga 62 juta poundsterling (Rp1,1 triliun).
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah